Azaria Network
Aquamina :
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Tampilkan postingan dengan label BOLA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BOLA. Tampilkan semua postingan

Heboh Pengaturan Skor Untuk Tutupi Kegagalan Menpora Raih Target 2 Besar SEA Games?


Ranah pemberitaan media mulai ramai oleh opini adanya Mafia pengaturan Skor pada saat Semifinal dan Final Sepakbola Sea Games 2015 Singapura. Diluar opini tersebut sebenarnya ada sebuah fakta yang akhirnya tertutupi yaitu terkait kegagalan Indonesia memenuhi target dua besar dalam Sea Games kali ini.

Menpora telah menargetkan Indonesia untuk meraih posisi akhir dua besar, target yang dikatakan Imam Nahrawi sebagi target yang tidak muluk dan sudah pasti bisa dicapai karena masa persiapan yang dinilai cukup, dan sudah dalam waktu 6 bulan pengawasan Kementeriannya. Fakta akhirnya ternyata Indonesia gagal memenuhi targetnya, dan hanya berhasil menempati posisi ke 5 dalam daftar raihan Medali peserta Sea Games 2015.

Ketika fakta kegagalan Indonesia memenuhi targetnya dalam Sea Games kali ini, tiba tiba muncul lah opini terkait informasi adanya Mafia pengaturan skor dalam pertandingan semifinal dan final Sepkabola yang dijalankan Timnas Indonesia U23.

Satu hal penting dalam sebuah pembangunan opini untuk mengalihkan adalah bukankah ini domain wilayah hukum KPK walau ‘katanya’ sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan katanya bukti bukti yang lengkap; artinya akan terlihat lebih serius ketika hal ini secara resmi dilaporkan ke KPK dan pada saat pelaporan tersebut dilakukan konpress bersama di KPK.

Niat mulia memberantas mafia sepakbola itu pun harus lepas dari kepentingan politis, kalau mau fair seperti sebuah pertandingan Olahraga, buktikan bahwa negara ini adalah negara hukum, bukan negara berdasarkan hukum negatif artinya hanya berdasarkan katanya opini yang dibangun.

Laporkan ketua umum PSSI atau para pengurus PSSI ke KPK atau ke Kepolisian, seandai ditemukan adanya indikasi praktek Mafia.

Jangan melempar hukum negatif, yaitu hukum yang dibangun berdasarkan opini katanya, dan hal tersebut dengan sendirinya memberikan kesan adanya kepentingan politis juga.

Sumber: fahreenheat

Azaria Network

Pemain U-23: ‘Kalo Menang Foto Foto, Kalo Kalah.....'

Gelandang Timnas Indonesia U-23 Paulo Sitanggang membuat twitt, setelah kekalahan telak 5-0 dari Thailand di semifinal (13/6), ‘Kalo menang Foto Foto, Kalo kalah jangan dihina ya pak :)’, sebuah permohonan dari hati seorang pemain sepakbola dimana sepakbola di negerinya selalu tak lepas dari unsur politis.

Entah ini sebuah sindiran halus kepada semua pihak yang hanya memanfaatkan sepakbola sebagai bagian pencitraan diri atau sebagai kepentingan politis, jelas twitt dari Paulo Sitanggang dianggap perwakilan suasana hati semua pemain di Timnas Indonesia U-23.

Ketika menang semua berebut selfie, ironisnya ketika kalah semua membelakangi dan meninggalkan bahkan ada yang sempat menghinakan.

Seperti diberitakan, saat Timnas U-23 Indonesia menang telak 6-1 atas Kamboja di SEA Games 2015, Sabtu (6/6/2015), sekonyong-kongong Menpora dan Menko Puan Maharani nylonong ke ruang ganti pemain untuk berfoto-foto, walaupun akhirnya diusir panitia karena melanggar aturan.

Sepakbola itu adalah olahraga, keutamaan permainan olahraga adalah membentuk tim yang mengenal Fair Play, dan timnas ini sudah berikan contohnya menjadi Tim yang fair Play lewat simpatinya seorang kapten Timnas Evan Dimas kepada pemain Singapura ketika babak penyisihan.

Kalah atau menang itu adalah hasil yang biasa di tiap pertandingan, pelajaran buat semua, evaluasi diri, toh tim sehebat Juventus dengan label juara serie A pun harus masuk serie B dalam sekejab, tapi mereka dapat belajar bagaimana harus menjadi juara yang Fair Play dan itu sebuah pelajaran yang berharga buat mereka.

Semoga kedepannya Timnas Garuda Muda bisa lakukan comeback nya From Nothing To Something.

Dan yang terpenting, jangan jadikan mereka sebagai ajang pencitraan.
Diakui kalau menang, ditinggal saat kalah.
Kalau menang, diakui sebagai prestasinya, berkat Tim Transisi. 
Tapi kalau kalah, melempar tanggungjawab pada mafia.


*fahreenheat

Azaria Network
 
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

BLOG LINK

Terima kasih atas kunjungan anda

Salam sukses dari kami

**MaliharjoNews**

Azaria Network
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Maliharjo News. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger