Azaria Network
Aquamina :
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan

Kebun Binatang Yoyakarta Perkenalkan 6 Penguin

Enam Penguin Kebun Binatang Gembiraloka Yogyakarta diperkenalkan kepada pengunjung, Minggu (11/5/2014)

YOGYAKARTA_Manajemen Kebun Binatang Gembiraloka (GLZoo) Yogyakarta akan memperkenalkan 6 Penguin Afrika (Jackie Pinguin) hibah Singapura Zoo pada 19 Mei 2014. Namun demikian, belum satu pekan di kandang isolasi, kandang isolasi sudah dibuka dan pengunjung GLZoo sudah bisa melihat binatang-binatang lucu yang punya habitat di kutub tersebut.

"Sabtu 10 Mei 2014 kemarin 6 pinguin sudah kita kenalkan kepada para pengunjung di GLZoo Yogyakarta," kata Dirut GLZoo KMT. A. Tirtodiprojo (Joko), Minggu 11 Mei 2014

Manajemen membuka lebih awal kandang indoor penguin di kompleks taman burung tersebut agar enam penguin yang merupakan hibah dari Singapura Zoo, lebih cepat beradaptasi dengan pengunjung GLZoo.

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |“Kalau kita tutup terus, maka penguin akan merasa takut dan tak mau berenang. Dengan dibuka supaya penguin bisa melihat pengunjung,” tutur Joko.

Menurut dia, begitu Penguin Afrika (Jackie Pinguin) tiba di GLZoo dari Singapura 6 Mei, satwa-satwa lucu itu langsung turun ke air dan berenang. Namun setelah kandang ditutup rapat pada siangnya, justruenggan berenang. 

“Maka, sekarang kita mulai kenalkan dengan lingkungan barunya, supaya bisa melihat pengunjung. Dan, pengunjung pun bisa menyaksikan penguin-penguin itu,” terangnya.

Meski kandang indoor mulai dibuka, tetapi akses penguin ke kandang outdoor ditutup. 

“Penguin belum boleh ke kandang luar di sebelahnya,” ucap Joko seraya menjelaskan di bagian kandang penguin tersebut ada dua ruangan,  indoor dan outdoor.

Meski sudah diperkenalkan kepada pengunjung, Joko menegaskan keenam Penguin itu sampai sekarang masih dalam masa karantina. Di kandang tersebut gerakan penguin masih dibatasi. 

Sedangkan pengunjung juga belum boleh melihat penguin dari dekat. Larangan lain bagi pengunjung agar menonaktifkan lampu flash saat mengambil foto satwa akuatik ini mengingat koleksi yang satu ini sangat sensitif. (adi)


© VIVA.co.id

Benteng Vredeburg Obyek Wisata Terbaik 2013


Benteng Vredeburg baru saja meraih penghargaan Citra Pesona Wisata Award (CIPTA) 2013 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Penghargaan tersebut diberikan pada peringatan Hari Pariwisata Dunia, 27 September 2013 yang lalu.
Citra Pesona Wisata Award adalah apresiasi yang diberikan kepada sejumlah obyek wisata dengan daya tarik terbaik dan pengelolanya yang dianggap berhasil mengembangkan potensi wisata yang berbasis pada rekreasi, budaya dan lingkungan. Selain Benteng Vredeburg ada 8 obyek wisata lainnya di tanah air yang meraih Cipta Award 2013 untuk kategori yang berbeda-beda yakni Ulun Danu Bratan di Bali,Agrowisata Hutan Mangrove Lagoi di Kepulauan Riau, Pulau Kakaban di Kalimantan Timur, The Blanco Renaissance Museum di Bali, Desa Wisata Penglipuran di Bali,Kampung Sampireun di Jawa Barat, Jawa Timur Park I Jawa Timur dan Obyek Wisata Air Bojongsari “Owabong” di Purbalingga, Jawa Tengah.
Cipta Award 2013 yang didapatkan oleh Benteng Vredeburg membuat benteng berusia lebih dari 2 abad tersebut menjadi yang terbaik di kategori Obyek Wisata yang Dikelola Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMD atau BUMN. Penghargaan tersebut seakan menjadi kado bagi ulang tahun kota Jogja yang ke 257. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa cagar budaya yang dirawat dengan baik tidak hanya akan menghasilkan keuntungan bagi industri pariwisata namun sekaligus menjadi wahana edukasi sejarah dan budaya yang diharapkan dapat memperkuat karakter masyarakat Indonesia.
Benteng Vredeburg terletak di Jalan Ahmad Yani No. 6 kawasan Malioboro, tepat berhadapan dengan Istana Negara Yogyakarta. Berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Benteng Vredeburg kini berstatus sebagai Museum sekaligus cagar budaya. Dibangun pada tahun 1760, benteng ini berdiri di lahan seluas kurang lebih 20000 m2.
Meski sudah berusia ratusan tahun, wajah benteng yang kokoh dan gagah masih dapat dinikmati hingga kini. Benteng Vredeburg terawat dengan baik bahkan bangunan-bangunan di dalamnya masih berdiri kokoh dan berfungsi layaknya gedung atau rumah. Dengan tiket masuk Rp. 2000 pengunjung akan mendapati Vredeburg sebagai museum yang manis.
foto mblasukjogja,blogspot,com
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf Mansur
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Media Amrik Sebut Danau Tercantik di Dunia Ada di Bali

Danau Beratan
JAKARTA – Danau menjadi salah satu keajaiban yang diberikan Tuhan kepada alam. Di dunia, terdapat hamparan danau yang terletak di antara daratan, benua, juga pulau. Keindahan danau sering kali diiringi dengan hamparan kota, pegunungan, patahan bebatuan, pun bangunan cantik yang mengelilingi sisinya.
Huffington Post merilis 20 danau tercantik di muka bumi. Indonesia boleh berbangga karena salah satu danau yang dimilikinya masuk ke dalam daftar. Kecantikan Danau Beratan yang ada di Bedugul, Bali, disandingkan bersama Danau Superior di Michigan, West Lake di China, dan Danau Kawaguchi di Jepang.
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |Dalam artikel yang ditayangkan, dituliskan bahwa keindahan Danau Beratan muncul dengan Pura Ulun Danu yang ada di tengah danau. Siluet pura yang memantul di permukaan danau menjadikan berkah alam tersendiri. Maka dari itu, tak salah jika danau ini layak dinobatkan ke dalam deretan danau tercantik di dunia.
Berikut 20 danau tercantik di dunia versi Huffington Post.
1. Danau Como, Italia
2. Danau Maligne, Kanada
3. Danau Pichola, India
4. West Lake, China
5. Danau Dove, Tasmania
6. Lucerne, Swiss
7. Danau Powell, Arizona
8. Danau Titicaca, Bolivia dan Peru
9. Derwentwater, Inggris
10. Danau Tahoe, Amerika Serikat
11. Danau Pehoe, Cile
12. Danau Atitlan, Guatemala
13. Danau Superior, Michigan
14. Danau Wakatipu, Selandia Baru
15. Danau Crater, Amerika Serikat
16. Loch Duich, Skotlandia
17. Danau Plitvice, Kroasia
18. Danau Killarney, Irlandia
19. Danau Kawaguchi, Jepang
20. Danau Beratan, Indonesia

Tarif Masuk Gua Pindul Kini Rp45.000

Gua pindul
GUNUNGKIDUL—Tiket masuk objek wisata Gua Pindul di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul kini menjadi Rp45.000 dari sebelumnya Rp30.000.
Kenaikan diputuskan setelah Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengambil alih retribusi objek wisata yang dahulunya dikelola masyarakat itu, mulai 1 November.
Payung hukum pengambialihan retribusi Gua Pindul sudah dikeluarkan melalui Surat Keputusan Bupati No.316/KPTS/2013 tentang Penunjukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul sebagai pengelola Pindul.
Menurut Kepala Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT) Gunungkidul, Aziz Saleh, setelah keluarnya SK Bupati, Pindul akan disamakan seperti wisata pantai, yang tiket masuk akan ditarik di pos retribusi.
“Setelah membayar retribusi wisatawan nantinya bebas memilih destinasi wisata yang ada di Pindul, ada rafting Sungai Oya dan jelajah terjal,” kata Azis, Jumat (1/11/2013).
Dengan adanya payung hukum, pemerintah nantinya memiliki kewenangan untuk menjalankan berbagai program dan pengembangan demi kenyamanan dan keamanan wisatawan yang masuk Pindul.
Pengelola Pindul Subagyo mengaku sepakat dengan Pemkab soal pungutan retribusi. Nantinya, pungutan uang masuk dari wisatawan itu akan dibagi dua, Rp15.000 untuk kantong Pemkab dan Rp30.000 untuk masyarakat pengelola.
Hasil komunikasi pengelola Pindul dan Pemkab, Pemkab rencananya akan mengambil bagian retribusi sebesar Rp15.000.
Sementara tiket masuk saat ini Rp30.000 oleh pemkab tidak akan diganggu gugat. Dengan masuknya Pemkab ke Pindul, dia berharap Pemkab lebih memerhatikan berbagai fasilitas yang perlu dikembangkan.
“Yang mendesak untuk segera diperbaiki adalah pendopo, lokasi parkir dan jalan menuju Oya yang rusak,” kata Subagyo.(Harianjogja)
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi bersama Ustd.Yusuf Mansur

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

The Great Blue Hole: Goa Bawah Air yang Menakjubkan

The Great Blue Hole: Goa Bawah Air yang MenakjubkanThe Great Blue Hole: Goa Bawah Air yang MenakjubkanFoto: tripworldtravelist.com
Belize City,– Jika anda sedang berkunjung ke Amerika Tengah, jangan lewatkan kesempatan untuk mampir ke kota Belize dan menikmati salah satu keajaiban alam yang sangat memukau. The Great Blue Hole atau lebih dikenal dengan lubang biru.
Blue Hole atau lubang biru sendiri adalah gua di bawah air atau juga disebut gua vertikal. Blue hole biasanya berbentuk lingkaran dan berdinding curam. Sirkulasi air blue hole yang sangat minim oksigen menyebabkan tidak mendukung adanya kehidupan di dalam lubang biru ini. Hanya sejumlah besar bakteri saja yang berkembang biak di dalamnya.
The Great Blue Hole ini terletak ditengah-tengah Belize Barrier Reef Reserve System, dimana merupakan kumpulan terumbu karang yang berbentuk melingkar. Inilah yang menjadikan lingkaran yang memiliki diameter 300 meter serta kedalaman hingga mencapai 125 meter ini unik dan sangat indah untuk dilihat.
Blue Hole sendiri dipercaya terbentuk akibat naiknya air laut pada sekitar 65.000 tahun yang lalu. Perairan ini nampak seperti bola mata besar apabila dilihat dari atas.
Blue Hole yang terkenal dengan bentuknya yang hampir menyerupai lingkaran ini menjadi salah satu destinasi berkunjung para wisatawan baik dari dalam juga luar negeri.
Mereka yang singgah di Blue Hole tidak hanya untuk menikmati keindahan dari luar saja, melainkan juga melakukan scuba diving di lubang biru tersebut. (FIT)
---------------------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi bersama Ustd.Yusuf Mansur

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Malioboro akan Dipenuhi Lampu Sorot

Ilustrasi
ilustrasi

JOGJA—Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro berencana meluncurkan City Beauty Vacation (CBV) akhir tahun ini. CBV yang merupakan konsep tata lampu kota di satu kawasan sedang disosialisasikan kepada pedagang dan warga sekitar.
“Jadi nanti kawasan Malioboro akan dipenuhi lampu sorot berwarna-warni dan lampu hias, sehingga cantik pada malam hari,” kata Kepala UPT Malioboro Syarief Teguh Prabowo, Kamis (5/9/2013).
Menurutnya, pemasangan lampu tersebut bakal berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan. Alhasil, pendapatan UPT dari kawasan tersebut meningkat.
Pada 2012, UPT mencatat capaian pendapatan asli daerah di kawasan Jalan Malioboro melebihi target. Dari target Rp2,2 miliar, telah terealisasi Rp2,5 miliar.
Adapun hasil retribusi daerah melalui retribusi tempat khusus parkir dari target Rp660,8 miliar terealisasi Rp663,1 miliar. “Kami harapkan nanti setelah ada pemasangan, jumlah kunjungan semakin meningkat,” harapnya.
Dia mengungkapkan, pemasangan lampu juga menandai penetapan Jogja sebagai salah satu pilot proyek penataan lampu.
Beberapa waktu lalu, Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Jogja sempat diundang Pemerintah Pusat terkait dengan penetapan tersebut.
“Untuk dana berasal dari Dana Keistimewaan DIY sebesar Rp700 juta. Saat ini tengah dikebut, nanti akhir tahun bisa dilaunching,” paparnya.
Adapun mengenai teknis pemasangan lampu, Syarif menerangkan, lampu ditempatkan di dua tempat berbeda. Bakal ada 30 titik lampu yang dipasang menyorot ke jalan Malioboro.
Sebanyak 13 bangunan di kawasan tersebut juga akan disoroti lampu untuk menonjolkan fasad bangunan. Model sorotan lampu pada bangunan semacam ini sudah diterapkan di Gedung BNI 46, Kantor Pos dan Bank Indonesia di Titik Nol Kilometer Jogja.
“Tujuannya untuk mendukung kawasan Jalan Malioboro ramah bagi pejalan kaki di malam hari,” terang dia.

Harianjogja.com

Pawai Hidup Dalam Kebersamaan, Ajang Pendidikan Karakter

Para peserta Pawai Hidup Dalam Kebersamaan menampilkan keunikan masing-masing. Foto: Fira Nurfiani
YOGYA- Ribuan peserta dari berbagai elemen baik pelajar, mahasiswa, ormas, parpol dan lain-lain yang ada di DIY dan sekitarnya meramaikan Pawai Hidup Dalam Kebersamaan dalam rangka Perayaan Hari Bhakti Bagi Ibu Pertiwi yang ke-9, Minggu (01/09). Kegiatan yang digawangi Yayasan Anand Ashram yang berafiliansi dengan PBB didukung One Earth Integral Education Foundation bertema Kasih Bunda Pertiwi Tak Kenal Hati tersebut bertujuan memperbaharui komitmen bersama bagi terwujudnya 'One Earth One Sky One Humankind' tanpa lagi mempersoalkan latar belakang suku, agama dan tradisi budaya yang berbeda-beda.

Kegiatan ini digagas, selain sebagai wujud terimakasih pada Bunda Pertiwi sekaligus sebagai media edukasi bersama-sama dan saling menguatkan dengan membangun pendidikan karakter serta mengukuhkan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat akan komitmen bersama yaitu Hidup dalam Kebersamaan.
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY, Dra Kuskasriati  yang mewakili Gubernur DIY membuka kegiatan ini menyampaikan upaya ini tidak hanya merupakan ajang silahturami namun lebih menekankan pada pendidikan karakter dan mengkukuhkan komitmen masyarakat dalam kebersamaan. Terlebih, paska insiden Lapas Cebongan beberapa waktu lalu yang sempat menggangu ketentraman dan keamanan DIY, pawai budaya ini dianggap salah satu upaya mewujudkan kerukunan kembali baik suku, agama, ras maupun kebudayaan yang hidup berdampingan dan damai di bumi Mataram ini.

"Momennya pas banget setelah peristiwa LP Cebongan, aksi kekerasan, penembakan hingga terorisme yang sempat mewarnai DIY akhir-akhir ini diwujudkan dalam suatu pawai budaya. Yang ditonjolkan justru bukan hanya kebersamaan semata namun lebih menekankan pentingnya pendidikan berkarakter bangsa bagi masyarakat maupun generasi muda," tutur Kuskasriati di Alun-alun Utara, Minggu (1/9).

Perayaan Hari Bhakti 2013 ini dipusatkan di Yogyakarta yang berisikan semangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Pertiwi. Pawai yang dikuti 1.500 peserta dari berbagai latar belakang baik dari DIY, Solo, Magelang dan Semarang tersebut diadakan dengan mengambil rute mulai dari Alun-alun Utara-Jalan Panembahan Senopati-Jalan Sultan Agung-Pakualaman. 

 KRjogja.com

Rupiah Melemah Hotel di Jogja Belum Naikkan harga

 
Foto ilustrasi kamar hotel
JOGJA
 – Perhotelan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih belum berani untuk menaikkan harga sewa kamar.
Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Deddy Pranowo Eryono, Kamis (29/8/2013) mengatakan hotel saat ini tetap menggunakan standar harga lama.
“Kami belum bisa menaikkan. Bagaimana mau naik sementara persaingan antar hotel semakin ketat karena jumlah hotel yang terus bertambah,” katanya.
Hingga saat ini jumlah kamar hotel yang ada di DIY baik berbintang maupun non bintang kurang lebih mencapai 18.000 kamar hotel.
Meskipun demikian, ia mengatakan bahwa fasilitas kegiatan MICE (meeting, insentive, convention, and exhibition) hingga saat ini masih tetap menjadi andalan perhotelan di DIY dalam menambah jumlah okupansi.

Harianjogja.com

Delegasi 10 Negara Kunjungi Yogyakarta

Candi Borobudur dengan puncak stupanya di tengah kabut pagi difoto dari Puntuk Situmbu, Dusun Kurahan, Desa Karang Rejo, Magelang.
Candi Borobudur dengan puncak stupanya di tengah kabut pagi difoto dari Puntuk Situmbu, Dusun Kurahan, Desa Karang Rejo, Magelang.

YOGYAKARTA--Delegasi 10 negara di dunia berkunjung ke Yogyakarta. Mereka bertemu dengan Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY) dan Pemkot Yogyakarta. 

Mereka adalah tamu VIP kenegaraan presiden dalam peringatan kemerdekaan RI ke-68.  Kesepuluh negara yang tergabung dalam Presidential Friends of Indonesia tersebut antara lain  Jepang, Rusia, Afrika Selatan, Australia, Fiji, Inggris, Korea, Myanmar, Papua Nugini, Serbia, serta Timor Leste.  

Perwakilan 10 negara sahabat tersebut di terdiri atas jurnalis, akademisi, pelaku bisnis, negarawan hingga tokoh masyarakat. Mereka melakukan kunjungan ke berbagai destinasi wisata unggulan di Yogyakarta, serta bertemu dengan para pelaku bisnis industri kreatif di Yogyakarta.  Rombongan delegasi 10 negara sahabat ini diterima Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Sabtu (24/8).

“Ini adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh kementrian luar negeri Indonesia serta staf kepresidenan. Kunjungan mereka ini tentunya menjadi peluang bagus khususnya untuk mempromosikan wisata Yogyakarta,” ujar Direktur Eksekutif BP2KY Artin Wuriyani.

Melalui kunjungan ke berbagai obyek wisata unggulan ini diharapkan makin menambah pengetahuan para peserta bahwa Yogyakarta adalah destinasi wisata dengan paket lengkap. 

Tidak hanya Malioboro atau Kraton Yogyakarta, tetapi banyak destinasi wisata menarik lainnya, seperti wisata heritage, seni dan budaya, kuliner, pendidikan, petualangan, minat khusus, dan lain sebagainya.

REPUBLIKA.CO.ID

Inilah warga cantik penghuni wahana baru Gembira Loka

Yogyakarta-Bird Park Gembira Loka Yogyakarta baru dibuka 3 Agustus 2013, tampil cantik dan cepat jadi primadona. Ada apa saja?
Wahana seluas 4.500 meter persegi yang tampak apik dan rapi ini menjadi rumah bagi 50 jenis burung. Lengkapnya, sekitar 300 ekor burung menempati 9 area bird park ini. Untuk masuk ke area ini tak dibutuhkan biaya lagi. Lokasi bird park tak jauh dari halte 3 tranportasi keliling Gembira Loka.

BirdPark
Patuhi aturan di lokasi ini. Jangan merokok dan jangan sembarangan kasi makanan. Jika waktu datang tepat dengan jam pemberian makan, biasanya petugas mengizinkan pengunjung memberi makan burung-burung penghuni bird park. Untuk kesehatan, biasakan cuci tangan menggunakan sabun yang disediakan, terutama setelah berinteraksi dengan burung-burung lucu ini.

Area Flamingo

Yang paling depan ialah area Flamingo. Pelikan jadi salah penghuninya. Sengaja dibuat dengan konsep kolam cantik dan luas.
Area Flamingo di Bird Park Gembira Loka Yogyakarta. (FOTO: Sica Harum)
Area Flamingo di Bird Park Gembira Loka Yogyakarta. (FOTO: Sica Harum)

Area Elang

Melangkah lebih jauh, kandang-kandang elang menjadi persinggahan berikutnya. Paling depan, Elang Hitam. Satu kandang besar jadi rumahnya. Ia sendirian saja. Saat kami datang, ia kepergok tengah siap-siap memangsa ikan. Korban sudah pasrah tercengkeram. Namun si Elang sempat menatap kami dengan pandangan yang tajam. Klik!
Elang hitam

Area Dome / Kubah

Masuk lagi ke dalam, ada sebuah kubah. Isinya macam-macam burung. Dari yang kecil, sibuk terbang ke sana kemari hingga Burung Merak yang cuma malas-malasan. Meski ogah-ogahan, tak sedetikpun melebarkan ekor cantiknya, si Merak tetaplah angkuh, diam, tak terpengaruh celoteh manusia yang lebih berisik ketimbang burung-burung penghuni kubah.
IMG_1237
IMG_1270

Lory Kingdom

Yang paling menarik di bagian ini ialah sisi area Lory Kingdom alias Kerajaan Nuri. Disini, banyak betul nuri, termasuk nuri kepala hitam yang terkenal cerdas di dunia burung. Siang itu, kami datang tepat jam makan. Makanya, petugas sengaja mengajak pengunjung memberi pakan. Burung-burung pintar itu pun langsung menyerbu tanpa dikomando. Mereka tahu, mangkok-mangkok kecil bergagang panjang itu berisikan makanan lezat: bubur bayi!
Saat makan tiba! Petugas Bird Park Gembira Loka Yogyakarta akan mengizinkan pengunjung memberi makan kepada burung-burung nuri. (FOTO: Sica Harum)
Saat makan tiba! Petugas Bird Park Gembira Loka Yogyakarta akan mengizinkan pengunjung memberi makan kepada burung-burung nuri. (FOTO: Sica Harum)

Area paruh bengkok

Sebetulnya Nuri pun termasuk dalam keluarga besar burung paruh bengkok. Namun di bird park ini, Nuri punya area khusus sehingga area paruh bengkok dihuni burung lain seperti Kakatua. Di dunia, tercatat 328 jenis burung paruh bengkok dan Indonesia memiliki 76 jenis burung ini. Satu ciri khas yang gampang diamati dari bangsa burung parung bengkok ialah kebiasaan mereka menelisik bulu, termasuk bulu pasangannya.
IMG_1158

Area Cenderawasih

Wahana tampil burung-burung cenderawasih ini masih berdekatan dengan kubah dan area kolam terbuka. Satu burung menempati satu sangkar besar. Burung eksotis khas Papua ini juga dijadikan ikon bird park gembira loka.

Area Kolam Terbuka

Area berkonsep taman ini dihuni angsa-angsa cantik, termasuk angsa putih dan angsa hitam yang selalu sibuk bersolek.
IMG_1272-001

Area Pecuk Hitam

Acara feeding time selalu menarik perhatian pengunjung, termasuk  ketika si Burung Pecuk Hitam yang menghuni area ini makan siang. Jika tak sedang makan, burung ini tampil biasa, cenderung tak menarik dengan bulu hitam di sekujur tubuh. Tapi tunggulah hingga jam makan tiba dan petugas bird park mengumpankan ikan di dalam kolam. Secepat kilat burung ini akan menukik ke dasar kolam, mengejar ikan buruan dan hap!
pecuk-hitam
Atraksi ini tak lama, paling-paling cuma lima menit. Jika tertarik menonton acara mangsa-memangsa dari balik kaca akuarium, bersiaplah sejak pukul 10.30 WIB. Untuk jadwal pasti, tanyakan langsung pada petugas.

Area Pinguin

Saat kami berkunjung pertengahan Agustus, rumah pinguin Jackass yang akan didatangkan dari Singapura Zoo sudah terlihat rapi. “Mungkin masih beberapa bulan lagi. Tapi berdoa saja, siapa tahu bulan September ini sudah datang,” kata salah satu petugas menjawab pertanyaan pelajar SD asal Bandung yang sedang liburan.
Menjelang gerbang keluar bird park tersedia toko souvenir. Mulai dari gantungan kunci, kaos hingga boneka yang dijual mulai Rp10 ribu. Rata-rata boneka, seperti boneka kakatua, nuri, elang, buaya,  hingga monyet dijual Rp25.000 – Rp50.000.
Bagi saya pribadi, bird park ini layak jadi unggulan Gembira Loka, pelengkap koleksi binatang lain yang tinggal satu dua. Buat pehobi fotografi, bisa puas membidik mimik cantik penghuni bird park. Buat yang bawa anak, ini kesempatan mengenalkan si bocah kepada banyak jenis burung tropis. Buat yang jalan-jalan di Gembira Loka tanpa misi, bercengkerama dengan burung-burung ini bisa melepaskan penat dan stress. Tak percaya? Coba saja!

Lebaran, Pedagang Makanan Malioboro Dilarang Naikkan Harga

Foto Jalan Malioboro
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto
 JOGJA-Pemerintah Kota Jogja berkomitmen untuk terus menjaga dan mewujudkan kawasan Malioboro yang aman, tertib, dan bersih untuk menyambut pemudik dan wisatawan selama libur Lebaran 2013. Tak cuma itu, pedagang makanan di sepanjang jalan ini dilarang menaikkan harga.
“Aman, tertib, dan bersih memiliki arti yang sangat luas. Semua pihak memiliki peran untuk terlibat dalam mewujudkan ketiga aspek tersebut di Malioboro,” kata Walikota, Haryadi Suyuti, Selasa (30/7/2013).
Menurut dia, Malioboro akan menjadi tujuan utama pemudik yang menghabiskan waktu libur Lebaran di Jogja sehingga perlu ada pelayanan maksimal kepada pengunjung dengan memberikan pelayanan optimal kepada pengunjung.
Haryadi mengatakan, selain memiliki makna bebas dari gangguan, aman juga memiliki makna lain yaitu aman dari sisi tarif baik itu tarif parkir maupun tarif makanan yang dijual pedagang di sepanjang Malioboro.
Untuk memastikan hal tersebut, lanjut Haryadi, Pemerintah Kota Jogja telah melakukan berbagai upaya seperti penertiban parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi larangan.
“Jika diperlukan, maka kami akan menambah rambu-rambu larangan parkir atau papan peringatan lain agar masyarakat mengerti dan mematuhi aturan. Jadi tidak ada lagi alasan tidak mengetahui aturan apabila rambu-rambu diperbanyak,” katanya.
Salah satu titik yang menjadi fokus penertiban dari Pemerintah Kota Jogja adalah di Titik Nol Kilometer. Titik tersebut harus bebas dari parkir dan pedagang kaki lima, namun masih sering terjadi pelanggaran.

Harianjogja.com

MALIOBORO UNTUK PEJALAN KAKI : Ini Dia Rencana Kantong Parkir Tujuh Tahun Mendatang

Foto Kawasan Malioboro
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto
 JOGJA-Rencana membuat Jalan Malioboro ,Jogja sebagai kawasan pejalan kaki semakin mengerucut.Bastari Panji Indra, Direktur Pengembangan Kerja sama Pemerintah Swasta Bappenas seusai berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah DIY, di Kompleks Kantor Gubernur, Kepatihan, Jumat (19/7/2013) mengatakan rencana ini diikuti dengan penyediaan beberapa kantong parkir.
Adapun kantong-kantong parkir kendaraan akan disediakan di sejumlah titik, yakni di lahan Dinas Pariwisata DIY, bekas Bioskop Indra dan taman parkir di selatan Toko Ramai.
Lokasi parkir di selatan toko itu diketahui berstatus Sultan Grond yang tahun ini kontrak penggunaannya sebagai tempat parkir segera berakhir. Nantinya tempat itu akan digabungkan dengan taman parkir di Indra.
Sebelumnya Bappenas juga memperhitungkan potensi parkir di seputaran SMP Negeri 3 Jogja, tapi batal direkomendasikan karena bangunan itu adalah bangunan cagar budaya.
Bastari mengatakan penyedian kantong parkir itu hanyalah untuk konsep pengembangan lima tahunan. “Nanti ada parkir khusus besar di bawah tanah di dekat Stasiun Tugu,” ungkapnya.
Bastari mengaku tidak terlalu hapal kapasitas total parkir yang dibutuhkan. Namun setidaknya kantong parkir motor dan mobil masing-masing nanti dapat menampung 5.000 motor dan 500 mobil.
Sembari menunggu investor yang berminat, menurutnya penataan yang dilakukan hanya secara temporer, yakni pemindahan parkir dari sisi barat ke timur. “Karena itu perhitungan kami baru 2018-2012, Malioboro baru benar- benar tidak dimasuki kendaraan umum,” tuturnya.
Terpisah, KGPH Hadiwinoto, Penghageng Panitikismo (pengelola pertanahan Kraton) telah menyepakati penggunaan kawasan Stasiun Tugu untuk dikembangkan menjadi taman parkir bawah tanah.
Ia mengatakan, status tanah di stasiun dulu adalah dipinjam kolonial untuk membangun stasiun. Selama untuk kepentingan itu, tidak ada beban sewa yang diberikan. “Tapi jangan sampai dirobohkan karena itu cagar budaya,” tuturnya.
Hadi tak terlalu setuju dengan kantong parkir di Dinas Pariwisata dan Bioskop Indra, sebab tempat itu layak menjadi lokasi komersial. Penyediaan kantong parkir semestinya dapat fokus di bagian utara Malioboro dan selatan Malioboro.Harianjogja.com.

Pendopo pasar beringharjo tempat melepas lelah setelah puas berbelanja

pendopo pasar beringharjo

Kalau kita dengar kata pendopo, tentunya yang ada dibenak kita akan mengingatkan sebuah bangunan persegi yang terletak didepan rumah joglo (rumah adat jawa kuno).Di Jogjakarta ,pendopo sampai saat ini  masih   bisa kita jumpai  pada rumah-rumah joglo di daerah yang dulunya sebagi pusat pemerintahan mataram kuno yaitu kebanyakan diwilayah kota gede .
                 Pendopo memiliki ukuran yang berbeda-beda ,pendopo di rumah-rumah jawa kuno pada umumnya berukuran kecil ,tetapi pendopo yang dipunyi oleh bangunan pemerintahan yang diperuntukan bagi   sarana umum dan pelayanan masyarakat tentunya berukuran sangat
besar menyesuaikan arsitektur bangunan dan juga fungsi pendopo itu sendiri.
                Beringharjo ,sebuah  pasar tradisional terbesar dikota jogjakarta yang berfungsi sebagai sarana umum tempat berbelanja dan berwisata. juga dilengkapi / memiliki pendopo .oleh para pedagang pasar  pendopo ini sering disebut atau dinamakan “pendopo pasar beringharjo”.
Pendopo pasar beringharjo berukuran cukup besar kurang lebih 6 x 28 meter yang terletak di ujung pasar sisi timur atau tepatnya beringharjo bagian belakang menghadap keutara.pada awalnya pendopo pasar beringharjo difungsikan sebagai aula utama pasar, sebelum dibangunnya aula baru yang terletak di lantai tiga pasar beringharjo.
Saat ini ,pendopo pasar beringharjo banyak difungsikan sebagi tempat rehat sementara untuk melepas lelah pengunjung maupun wisatawan setelah puas berbelanja di dalam pasar.pengunjung bisa santai duduk-duduk dilantai tegel pendopo yang selalu bersih.sambil  rehat dan bersantai sejenak, pengunjung juga bisa sekedar mengecek  dagangan yang sudah dibelinya .dan menimbangnya kembali barang belanjaan di tempat penimbangan umum tanpa bayar, yang disediakan dinas pengelolaan pasar. 
                Jikalau pengunjung harus rehat agak lama karna manunggu teman yang masih asyik belanja didalam pasar,untuk mengurangi kejenuhan pengunjung juga bisa beli bahan bacaan berupa koran atau tabloid yang sudah tersedia didasaran sisi pintu masuk  pendopo tersebut.
                Untuk memudahkan pengunjung dalam mencari barang dagangan yang akan dibelinya ,di pendopo juga terpasang denah pasar .denah ini disusun berdasar jenis barang dagangan di masing-masing blok tiap lantai.lantai satu misalnya ;terdiri dari pakaian,aksesoris,daging dan lain-lain.lantai dua di dominasi warung makan,sembako dan sayur mayur serta lantai tiga berupa buah-buahan,kerajinan dan elektronik.
                Selain berfungsi sebagai tempat rehat, pendopo pasar beringharjo sekali waktu juga digunakan sebagai tempat apel siaga dan pengarahan jajaran dinas pengelolaan pasar dan staf-stafnya guna mengontrol profesionalitas  pegawai .
                Ada kalanya pendopo pasar beringharjo akan terlihat  sangat meriah dengan berkumpul banyak orang .di situlah pendopo pasar beringharjo telah kedatangan sebuah prodak promo dari perusahaan-perusahaan besar dengan menggelar pentas musik dan juga undian-undian berhadiah bagi pedagang dan pengunjung pasar beringharjo.
                Demikian tadi sekelumit ,tentang pendopo pasar beringharjo.lain waktu akan kita ulas kembali sisi lain dari pasar beringharjo.terima kasih. gusno

Malioboro denyut nadinya jogja

Ujung utara Jalan Malioboro

Malioboro ,sebuah nama ruas jalan dijogja yang berasal dari bahasa sansekerta .malioboro  berarti karangan bunga.sebagai mana namanya pada saat ini malioboro selalu memikat wisatawan baik dari manca maupun domestik untuk mendatanginya.

Malioboro pada tempo dulu tak lebih dari sebuah jalan yang sepi yang ditumbuhi pohon-pohon Asem besar  dikanan kirinya ,yang digunakan masyarakat bila hendak pergi ke kraton yogyakarta .banyak bangunan-bangunan penting yang dulunnya merupakan kompleks kawasan indische berada di sepanjang jalan ini yang sampai saat ini masih di pertahankan keberadaanya seperti Loji besar(Benteng Vredeburg),Loji kecil (kawasan disebelah Gedung Agung),Loji Kebon(Gedung Agung),serta  Loji setan (kantor DPRD).

Sebelah utara  kawasan indische ,terdapat sebuah kawasan perdagangan bagi masyarakat sekitar yaitu pasar tradisional beringharjo, juga pemukiman etnis Tionghua di daerah ketandan yang letaknya berdempetan dengan beringharjo.Seiring berjalannya waktu ,warga tionghua mampu memanfaatkan kawasan ini sebagai kanal bisnis perdagangannya .kawasan bisnis yang awalnya hanya dipasar beringharjo semakin berkembang dan meluas kearah utara sepanjang jalan malioboro.


Di pagi hari satu persatu lapak pedagang kaki lima di Malioboro
mulai dibuka
Salah satu Mall dikawasan Malioboro
Saat ini malioboro telah penuh sesak dengan pertokoan,mall,perhotelan dan perkantoran pemerintah.boleh dibilang pada saat ini malioboro sudah menjadi ikon jogja dan menjadi tujuan utama para wisatawan yang bertandang kejogja.malioboro dalam kesehariannya tidak pernah lengang dalam waktu 24 jam.aktifitas malioboro di mulai sejak pagi hari pukul 07.00 Wib dengan mulai di bukanya lapak-lapak pedagang kaki lima disepanjang pelataran-pelataran pertokoan. Setelah agak siang sekitar pukul 09.30 Wib pertokoan,mall,perhotelan dan perkantoran pemerintah mulai dibuka dan turut mulai menyemarakkan malioboro.setelah sore hari pukul 04.00 Wib geliat malioboro yang sesungguhnya bisa kita rasakan .dari banyaknya wisatawan yang mulai keluar dari perhotelan –perhotelan untuk menikmati jalan –jalan sambil berbelanja aneka kerajinan dan barang-barang seni yang di jajakan pedagang kaki lima disepanjang malioboro,diwaktu itu pula biasanya mulai bermunculan pula kelompok-kelompok seniman yang siap mengekspresikan bakat seninya. Lesehan kuliner malioboro , mulai dari makanan khas jogja sampai aneka masakan oriental juga mulai buka lapak pada sore hari dan kegiatan ini terus berlangsung sampai tengah malam bahkan sampai dini hari.


Kompleks Kepatihan ,Kantor Gubernur DIY berdinas juga
 berada dikawasan Malioboro
Malioboro akan dipadati pengunjung bila mana datang musim liburan tiba,puluhan ribu wisatawan akan tumpah ruah di kawasan ini ,dan jalan malioboro sudah tentu mengalami kemacetan yang luar biasa parah.disaat inilah  panen rejeki melimpah mulai dari pedagang kaki lima sampai pengusaha besar sekelas pemilik perhotelan .

Malioboro bisa dikatakan rangkaian sejarah ,kisah,dan kenangan yang saling berkelindan pada setiap benak orang-orang yang pernah menyambanginya.pesonanya tidak pernah terpudarkan oleh jaman ,sehingga selalu bisa memaksa para wisatawan untuk mengunjunginya.
 
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

BLOG LINK

Terima kasih atas kunjungan anda

Salam sukses dari kami

**MaliharjoNews**

Azaria Network
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Maliharjo News. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger