Azaria Network
Aquamina :
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Tampilkan postingan dengan label jogjapolitan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jogjapolitan. Tampilkan semua postingan

Kakak Adik Tewas Terseret Gelombang Pantai Selatan Yogyakarta

 Ganasnya gelombang pantai selatan Yogyakarta tepatnya di Pantai Gua Cemara, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DIY kembali memakan korban.

Kali ini dua bocah yang merupakan kakak adik tersebut tewas akibat terseret gelombang Pantai Gua Cemara meski kedua korban berhasil diselamatkan oleh warga dan sempat dibawa ke Puskesmas terdekat.

Tri Juwanto, anggota Tim Sar Pantai Samas mengatakan kejadian tragis itu berawal ketika ke dua korban yaitu bernama Marcelino Agus Cahyo Kumolo dan Maria Antenete Sekar datang ke Pantai Gua Cemara bersama dengan keluarganya untuk berwisata pantai.

"Kedua korban bersama keluarganya datang ke pantai Gua Cemara sekitar pukul 09.30 WIB dengan menggunakan mobil Suzuki Ertiga warna Hitam Nopol AB 1460 H dan langsung menuju ke pantai," katanya, Sabtu 28 Juni 2014.

Kedua korban selanjutnya bermain di tepi pantai namun tiba-tiba gelombang pasang datang dan menyeret keduanya. Warga yang ada di lokasi mencoba memberikan pertolongan.

"Kedu korban berhasil diselamatkan namun dalam kondisi sangat lemah dan dilarikan ke puskesmas," jelasnya.

Namun belum sempat mendapatkan pertolongan medis kedua korban sudah meninggal terlebih dahulu.

"Kedua korban meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas karena kondisi badannya sangat lemah," terangnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Unit Identifikasi Polres Bantul, selanjutnya kedua korban dibawa ke rumah duka yang berada di duka di Dusun Padokan Lor RT 02 RW 47,Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, menggunakan mobil ambulan PMI Bantul. (adi/VIVAnews)
---------------------------------------------------------------------------------

 http://picasion.com24Uxr

KPU akan Batasi Jumlah Baliho dan Spanduk


YOGYA  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY akan membatasi jumlah alat peraga kampanye masing-masing pasangan capres-cawapres. Ini meliputi baliho maupun spanduk yang akan dipasang di wilayah setempat.
"Jadi saat kampanye pilpres secara resmi dimulai, pemasangan baliho maupun spanduk tetap akan dibatasi jumlahnya, dan akan diatur lokasi pemasangannya," kata Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU DIY Siti Ghoniyatun di Yogyakarta, Sabtu (31/05/2014).
Ia mengatakan, khusus baliho jumlahnya akan dibatasi tiga buah untuk masing-masing desa. Sedangkan spanduk dibatasi maksimal lima buah di masing-masing kampung/dusun, dengan ketentuan ukuran yang diperbolehkan 1,5 x 7 meter.
Ketentuan tersebut, menurutnya, akan ditetapkan oleh KPU kabupaten/kota melalui surat keputusan (SK). SK tersebut akan diperkuat dengan Peraturan Bupati/Wali Kota sebagaimana diamanatkan Pasal 66 Undang-Undang (UU) Pilpres. "Terkait lokasi pemasangan yang diperbolehkan maupun dilarang, akan diatur masing-masing kabupaten/kota," lanjutnya.
Namun demikian, secara prinsip lokasi pemasangan alat peraga kampanye (APK) tetap harus mengacu pada Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2013. Dalam peraturan itu antara lain disebutkan APK tidak boleh dipasang di tempat ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan, jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, taman dan pohon.
Ia menambahkan, waktu pemasangan APK juga harus mematuhi peraturan kampanye yang ditentukan mulai 5 Juni hingga 5 Juli 2014. "Jadi kalau saat ini sudah ada yang memasang, sebetulnya melanggar peraturan," pungkasnya.(Den/KRjogja.com)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
picasion.com 24b2F

Kebun Binatang Yoyakarta Perkenalkan 6 Penguin

Enam Penguin Kebun Binatang Gembiraloka Yogyakarta diperkenalkan kepada pengunjung, Minggu (11/5/2014)

YOGYAKARTA_Manajemen Kebun Binatang Gembiraloka (GLZoo) Yogyakarta akan memperkenalkan 6 Penguin Afrika (Jackie Pinguin) hibah Singapura Zoo pada 19 Mei 2014. Namun demikian, belum satu pekan di kandang isolasi, kandang isolasi sudah dibuka dan pengunjung GLZoo sudah bisa melihat binatang-binatang lucu yang punya habitat di kutub tersebut.

"Sabtu 10 Mei 2014 kemarin 6 pinguin sudah kita kenalkan kepada para pengunjung di GLZoo Yogyakarta," kata Dirut GLZoo KMT. A. Tirtodiprojo (Joko), Minggu 11 Mei 2014

Manajemen membuka lebih awal kandang indoor penguin di kompleks taman burung tersebut agar enam penguin yang merupakan hibah dari Singapura Zoo, lebih cepat beradaptasi dengan pengunjung GLZoo.

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |“Kalau kita tutup terus, maka penguin akan merasa takut dan tak mau berenang. Dengan dibuka supaya penguin bisa melihat pengunjung,” tutur Joko.

Menurut dia, begitu Penguin Afrika (Jackie Pinguin) tiba di GLZoo dari Singapura 6 Mei, satwa-satwa lucu itu langsung turun ke air dan berenang. Namun setelah kandang ditutup rapat pada siangnya, justruenggan berenang. 

“Maka, sekarang kita mulai kenalkan dengan lingkungan barunya, supaya bisa melihat pengunjung. Dan, pengunjung pun bisa menyaksikan penguin-penguin itu,” terangnya.

Meski kandang indoor mulai dibuka, tetapi akses penguin ke kandang outdoor ditutup. 

“Penguin belum boleh ke kandang luar di sebelahnya,” ucap Joko seraya menjelaskan di bagian kandang penguin tersebut ada dua ruangan,  indoor dan outdoor.

Meski sudah diperkenalkan kepada pengunjung, Joko menegaskan keenam Penguin itu sampai sekarang masih dalam masa karantina. Di kandang tersebut gerakan penguin masih dibatasi. 

Sedangkan pengunjung juga belum boleh melihat penguin dari dekat. Larangan lain bagi pengunjung agar menonaktifkan lampu flash saat mengambil foto satwa akuatik ini mengingat koleksi yang satu ini sangat sensitif. (adi)


© VIVA.co.id

KAMMI DIY Deklarasikan "Gerakan Lima Menit"

Sejumlah mahasiswa saat melakukan aksi. Foto: Jh Kusmargana
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |YOGYA  - Massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DIY menggelar aksi dengan mendeklarasikan "Gerakan Lima Menit" di Titik Nol Kilometer Yogyakarta Senin (10/02/2014). Aksi tersebut digelar dalam rangka menyadarkan masyarakat akan pentingnya proses pemilu yang akan mulai berlangsung April 2014 mendatang. 

"Lima menit di dalam proses pemilu akan menentukan lima tahun perjalanan bangsa ini," ujar salah seorang mahasiswa.

Dimulai dari taman parkir Abu Bakar Ali, masa melakukan aksi dengan berjalan melewati Jalan Malioboro menuju Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Mereka membawa poster-poster berisi ajakan untuk menggunakan hak pilih dalam pemilu. "Gerakan ini bertujuan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya memilih calon pemimpin terbaik deni terciptanya Indonesia yang lebih baik," ujar koordinator aksi Bara Brelian.

Ia menyatakan saat ini masih banyak masyarakat yang terjebak dalam politik uang sehingga mereka cenderung akan memilih calon pemimpin yang memberi uang atau barang. "Jika hal ini yang terjadi maka pemilu 2014 ini hanya akan menjadi bagian dari pesta uang semata. Karena itulah membangun kesadaran masyarakat agar tidak terjebak pada politik uang sangat penting," tuturnya(KRJogja.com)

Penyidik Kejati DIY untuk Kasus Hibah Persiba Dipindahtugas

Ngadiyono (kanan) dari Gerakan Anti Korupsi (GAK) seorang diri menggelar aksi dengan
 membentangkan spanduk dukungan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jogja, Kamis (2/1/2014).
Dalam orasinya ia memberikan dukungan kepada Kejati sekaligus
 kepada KPK untuk menuntaskan beragam kasus korupsi terutama di DIY,
serta mengusulkan untuk memberikan hukuman mati kepada koruptor.
(JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
 JOGJA – Kasi Penuntutan Kejati DIY Mei Abeto Harahap dalam waktu dekat akan dipindah ke Kejaksaan Agung.
Di Kejati DIY, Abeto menjadi salah satu penyidik kasus dugaan korupsi hibah Persiba dengan tersangka Idham Samawi dan Edy Bowo Nurcahyo.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY Suyadi menyatakan penyidikan dugaan korupsi dana hibah untuk klub sepak bola Persiba Bantul terus berjalan, meski ada pergantian penyidik.
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |“Jaksa kan sama saja, misalnya Pak Beto pindah, yang lain kan mampu menanganinya. Saya hanya berharap mudah-mudahan sebelum Pak Beto geser, proses yang ada sudah mendekati penyelesaian,” ujar Suyadi kepada wartawan di Kantor Kejati DIY, Jumat (7/2/2014).
Kajati sendiri enggan mengungkapkan pemindahan Abeto itu sebagai langkah promosi atau demosi. Dirinya hanya menegaskan proses pemindahan jaksa adalah sebuah kebutuhan organisasi.
Kajati juga menampik jika pemindahan ini adalah upaya untuk melemahkan terhadap kasus yang menyeret mantan Bupati Bantul dua periode tersebut.
Apalagi pemindahan penyidik saat menangani perkara bukan kali ini terjadi. “Pak Abeto itu kan sudah tiga tahun. Kebetulan saja dia menangani perkara. Saya melihat pemindahan ini wajar saja,” kilah Suyadi.
Kajati menambahkan, kini penyidikan terus berjalan. Hal ini ditandai dengan diperiksanya kedua tersangka secara berkelanjutan.(Harianjogja.com)

Demi Biaya Sekolah, Desi Berjualan Slondok hingga Jadi Kuli Bangunan

Desi priharyana saat akan berjualan slondok usai pulang sekolah
YOGYAKARTA, — Desi Priharyana (17), siswa kelas 1 SMKN 2 Jetis, terbilang pekerja keras. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, dia ikut bekerja demi membantu biaya sekolah dan kehidupan keluarga. Desi melakukan pekerjaan apa saja yang penting halal, mulai berjualan slondok hingga menjadi buruh bangunan.

Rabu (22/1/2014) pagi, warga Dusun Taino, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sleman, ini berangkat sekolah dengan mengayuh sepeda dengan krombong hijau di jok belakang. Krombong itu berisi bungkusan-bungkusan slondok. Derasnya air hujan pagi itu tidak pernah menyurutkan niat pelajar kelas 1 SMKN 2 Jetis jurusan Teknik Konstruksi Batu dan Beton ini untuk terus mengayuh sepedanya sejauh 12 kilometer menuju sekolahnya di SMKN 2 Jetis, Kota Yogyakarta. 

Desi harus berjualan slondok di sepanjang jalan yang dilewatinya ketika berangkat dan pulang sekolah. Tak pernah sekalipun mulutnya mengucapkan kata mengeluh atau malu demi memenuhi biaya sekolah dan kebutuhan hidup keluarganya. 

"Kenapa harus malu, toh apa yang saya lakukan ini tidak melanggar hukum," terang Desi saat ditemui di sekolahnya, SMKN 2 Jetis, Kota Yogyakarta, Rabu (22/1/2014) siang. 

Desi mengaku sudah berjualan slondok sejak di bangku kelas 3 SMP. Sebelumnya, ia pernah beternak bebek, berjualan telor, tahu, dan tempe. Bahkan, dia juga pernah menjadi buruh bangunan. 

"Asal halal dan tidak merugikan orang lain, pekerjaan apa pun saya lakukan untuk bertahan hidup dan biayai sekolah," ucapnya. 

Desi tidak bisa bertahan lama menjadi peternak bebek dan buruh bangunan karena terbentur dengan jadwal sekolah. Akhirnya, dia memutuskan untuk menekuni bisnis makanan slondok. Selain modalnya kecil, dia juga memiliki saudara yang siap memasok slondok. 

"Modalnya dari ternak bebek. Awal beli slondok dengan uang 50.000. Sekarang modal saya sudah lumayan, ya sekitar 1 jutaan," katanya. 

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |Setiap hari Desi bisa membawa sekitar 25 bungkus slondok di dalam krombong-nya. Per hari rata-rata Desi mampu menjual 10-25 bungkus slondok. Untuk satu bungkus slondok dijual Rp 7.000. 

"Pembelinya ya orang-orang yang ada di pinggir jalan. Selain itu, guru-guru serta teman-teman sekolah. Satu bulan keuntungan bersih dari jualan slondok bisa sekitar Rp 200.000," kata Desi. 

Uang hasil penjualan slondok tersebut, menurutnya, digunakan untuk biaya hidup sehari-hari dan biaya sekolah ia dan adik perempuannya. Sisanya ditabung untuk biaya rencana kuliah. 

"Setiap hari, adik selalu saya kasih uang saku Rp 10.000. Ya, untuk uang transpor dan sekadar jajan," katanya. 

Sejak ibunya meninggal pada tahun 2000, kini Desi hidup bersama ayah dan seorang adiknya, Rini Dwi Lestari (15). Dulu, kata Desi, kehidupan keluarga bergantung kepada ayahnya yang bekerja sebagai buruh bangunan. Namun, setelah ibunya meninggal dan tawaran kerja untuk ayahnya berkurang, mau tidak mau sebagai anak pertama Desi harus ikut membantu perekonomian keluarga. 

"Selama hidup, saya tidak pernah meminta apa pun kepada orangtua, kecuali doa restu mereka," katanya.(kompas)

Tiga Ruas Jalan di Jogja Resmi Diganti, Ini Nama-namanya


JOGJA-Nama tiga ruas jalan di Kota Jogja dikembalikan sesuai filosofinya masing-masing.
Ketiganya yakni ruas Jalan Pangeran Mangkubumi menjadi Margo Utomo, Jalan Ahmad Yani menjadi Margo Mulyo dan Jalan Trikora menjadi Pangurakan.
Walikota Jogja, Haryadi Suyuti mengatakan pengembalian nama jalan agar mencerminkan filosofi yang ada dilakukan berdasarkan kajian yang cukup panjang.
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |“Kami berharap, pengembalian nama jalan ini semakin memperkuat keistimewaan Yogyakarta,” katanya, saat peresmian nama untuk ketiga jalan tersebut, Jumat (20/12/2013)
Menurut dia, ketiga ruas jalan yang dikembalikan namanya tersebut merupakan sumbu imajiner yang menghubungkan Keraton Jogja dengan Tugu Pal Putih sehingga filosofi dan aspek historis dari ketiga ruas jalan tersebut perlu diperkuat dengan pengembalian nama jalan.
Pemerintah memberikan waktu sekitar satu hingga dua tahun untuk proses transisi nama jalan, khususnya bagi masyarakat yang bertempat tinggal atau beralamat di ketiga ruas jalan yang dikembalikan namanya itu.
“Di papan nama pun masih bertuliskan nama jalan yang lama. Masyarakat tentu perlu melakukan berbagai penyesuaian seperti perubahan alamat di kartu identitasnya. Kami memberikan masa transisi satu hingga dua tahun,” katanya.
Sementara itu, lanjut dia, untuk nama jalan lama tidak akan dihilangkan begitu saja melainkan akan digunakan untuk memberi nama ruas jalan yang lain misalnya Jalan Magelang di ruas Kota Jogja atau di ruas jalan di kabupaten lain.Harianjogja

3 Caleg di Gunungkidul Ikut Pilkades


GUNUNGKIDUL-Tiga anggota calon legislator (Caleg) yang tercatat di Daftar Calon Tetap (DCT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, mencalonkan diri dalam pemilihan kepala desa (Pilkades). Ketiganya adalah Tommy, Sunaryo dan Budi Santoso.
Tommy mencalonkan diri menjadi kepala desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari. Sunaryo menjadi calon kepala desa Wonosari. Sunaryo merupakan caleg dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) daerah pemilihan Kecamatan Wonosari, Playen dan Semanu.
Adapun Budi Santoso caleg dari Partai Golkar sempat mencalonkan diri menjadi kepala desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, meski akhirnya tidak terpilih.
Ketua KPU Gunungkidul Zainuri Ichsan membenarkan tiga caleg yang sudah tercantum di DCT ikut dalam pilkades. Menurut Zainuri, tidak ada aturan caleg yang mencalonkan diri menjadi kepala desa untuk mundur dari caleg. Kecuali jika sudah resmi terpilih menjadi kepala desa.
“Sesuai surat edaran dari KPU Pusat jika caleg terpilih menjadi kepala desa maka harus mundur dari daftar caleg,” kata disela-sela sosialisasi Pemilu 2014 kepada masyarakat Gunungkidul melalui senam masal di Lapangan Terminal Lama Baleharjo, Wonosari, Minggu (15/12/2013).
Batas akhir pengunduran diri dari DCT tertulis pada 10 Desember. Jika lewat tanggal tersebut maka nama caleg tercetak dalam suarat suara. Namun hingga saat ini belum ada caleg yang mengundurkan diri dari DCT padahal sudah lewat lima hari.
Zainuri menyatakan, tidak ada yang mengundurkan diri karena belum ada caleg yang terpilih menjadi kepala desa dan pengunduran diri harus atas nama partai karena yang mengajukan caleg adalah partai.
Zainuri menambahkan, jika ada caleg yang mengundurkan diri dan tercetak dalam kartu suara, pihaknya akan mengumumkan kepada masyarakat bahwa caleg yang bersangkutan tidak sah.
“Meskipun tercetak dalam surat suara nanti dinyatakan tidak sah. Kita juga nanti akan mengumumkan kepada masyarakat untuk tidak memilih calon yang sudah dicoret,” tandas Zainuri.(Harianjogja)
-------------------------------------------------------------------------------
hanya online doank,tanpa mengeluarkan sepeserpun dapet saham..
jejaring sosial baru dari google pra-launching mirip facebook..
daftar KLIK =>
 http://www.globallshare.com/en/1526681.html
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Gempa 5,1 SR Guncang Bantul


Jakarta - Gempa berkekuatan 5,1 Skala Richter (SR) menguncang wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa terjadi pada Senin (9/12/2013) pukul 02.55 WIB. Adapun pusat gempa berada di 10,16 Lintang Selatan, 109,36 Bujur Timur dan 274 Kilometer Barat Daya Bantul dengan kedalaman pusat gempa 10 Kilometer.

Dan tidak berpotensi Tsunami. Namun belum ada keterangan terkait kerusakan yang dialami serta adanya korban jiwa. [ton/inilah]
-------------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf Mansur
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

TERTIB LALU LINTAS ; Polisi Gunungkidul Jadi Superhero

Polisi Dari Satlantas Polres Gunungkidul mengenakan pakaian ala superhero
 dalam rangka sosialisasi tertib lalu lintas di Simpang Empat Jalan Brigjen katamso,
 Alun-alun Wonosari, Jumat (29/11/2013).(JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
GUNUNGKIDUL-Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul mendadak jadi superhero. Mereka beraksi di setiap persimpangan jalan di sekitar Wonosari, Jumat (29/11/2013).
Seperti terlihat di Simpang Empat Jalan Brigjen Katamso, Alun-alun Wonosari, sejumlah polisi yang mengenakan atribut Superman, Power Ranger, Iron Man, Robbin Hood, serta Batman menyalami setiap pengendara yang berhenti saat traffic light menyala merah.
Kontan aksi polisi tersebut membuat perhatian pengendara, terutama anak-anak sekolah, karena aksi itu dilakukan saat arus lalu lintas padat sekitar pukul 06.30 WIB. tidak sedikit anak sekolah TK yang ingin berlama-lama menyaksikan superhero di jalan raya tersebut, padahaltraffic light sudah menyala hijau.
Akibatnya arus lalu lintas sedikit terhambat, kemudian polisi berseragam ikut mengatur jalannya arus lalu lintas. aksi superhero ala polisi Gunungkidul tersebut dalam rangka sosialisasi tertib lalu lintas di jalan raya, Operasi Zebra Progo 2013.
Dalam sosialisasi tersebut polisi membagi-bagikan selebaran tertib lalu lintas. “Ini bagian dari sosialisasi tertib dan keselamatan dalam berlalu lintas,” kata Wakil Kepala Polres Gunungkidul Komisaris Irwan Setiawan, Jumat.
Menurut Irwan, sosialisasi dilakukan dengan berpakaian ala superhero agar menarik perhatian pengendara. Operasi Zebra Progo 2013rencananya dilakukan sampai 14 Desember mendatang.Harianjogja
---------------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf Mansur

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

HASIL SURVEY TIM BPPTKG KE PUNCAK MERAPI ; Kubah Lava Merapi Terdobrak

Tim Survei BPPTKG Ke Puncak Merapi
Hasil survei di puncak Merapi tidak ditemukan jejak awan panas. Material yang ada di puncak merupakan hasil pendobrakan kubah lava 2010. Sedang lontaran material akibat letusan pada 18 November hanya mencapai radius 400 meter dari puncak. Lontaran mengarah ke Kali Gendol dan sebagian ke Kali Senowo.
Demikian hasil survei Tim Observasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta. Survei dilakukan untuk mengetahui ihwal letusan pada Senin 18 November 2013 lalu.
Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Dra Sri Sumarti dalam konferensi pers menjelaskan, timnya tidak menemukan jejak awan panas di puncak Gunung Merapi. Tim tidak menemukan material baru (juvenil) dari perut bumi di puncak, sehingga dapat dipastikan letusan 18 November 2013 bukan magmatis, melainkan letusan freatik yang melontarkan pecahan kubah lava 2010.
Dijelaskan, data alat pemantau juga tidak merekam gempa awan panas, sehingga disimpulkan yang terjadi letusan freatik. “Kejadian itu cuma tercatat sekali single event dan setelah itu tidak terjadi sesuatu,” katanya.
Letusan 18 November lalu telah menimbulkan rekahan sepanjang 230 meter yang mengarah ke tenggara-barat laut, mengikuti bukaan kawah dari arah Gendol. “Pusat letusan 18 November bentuknya memanjang. Itu sebetulnya bukan retakan, karena tidak menimbulkan deformasi (penggembungan) di kanan-kiri rekahan itu,” kata Kepala BPPTKG Drs Subandriyo MSi.
Menurut Subandriyo, letusan freatik diakibatkan tekanan uap yang sangat kuat, bukan karena tekanan magma dari dalam perut bumi. Kejadian ini merupakan single event yang terjadi sekali, setelah itu kondisi kembali normal. Ini berbeda dengan letusan magmatis yang pasti diikuti event lanjutan. “Fakta di lapangan menunjukkan aktivitas Merapi masih normal, tidak ada indikasi peningkatan aktivitas pascaletusan 18 November,” tuturnya.
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |Staf BPPTKG Aditya Putra menegaskan, tidak ditemukan material baru, yang ada material lama hasil hancuran kubah lava 2010. “Kalau ada jejak awan panas, pasti kita jumpai mineral tertentu dan bau belerang menyengat. Kita tidak temui mineral itu di puncak, material yang ada murni hasil lontaran kubah lava 2010,” ungkapnya.
Subandriyo menambahkan, letusan freatik single event sebelumnya pernah terjadi Agustus 1990. Ini menunjukkan karakter Merapi tidak berubah pascaerupsi 2010. “Memang terjadi perubahan morfologi yang menyebabkan letusan-letusan seperti pada 18 November belakangan lebih sering terjadi. Tapi secara umum karakter Merapi tetap, tidak berubah,” ungkapnya.
Bukti karakter Merapi tidak berubah adalah terbentuknya kubah lava yang mengakhiri proses erupsi 2010. Karena itu dia tidak setuju dengan pendapat bahwa Merapi mempunyai sistem terbuka (open system) pascaerupsi 2010. “Open system itu kalau kantung magma di bawah kontak langsung dengan udara tanpa halangan apa-apa. Nyatanya, erupsi 2010 menghasilkan kubah lava dengan tinggi 20-33 meter dari dasar kawah,” jelasnya.(krjogja)

AKTIVITAS GUNUNG MERAPI ; Mbah Rono Menganggap Letusan Magmatik

Mbah Rono
 SLEMAN – Vulkanolog, Surono atau biasa disapa Mbah Rono memiliki pemikiran lain seputar letusan Merapi yang terjadi pada Senin (18/11/2013) lalu.
Jika Balai Penyelidikan dan Pengembangan Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY menyatakan sifat letusan freatik, Mbah Rono menganggap itu letusan magmatik.
Letusan freatik dari kaca mata Mbah Rono, merupakan erupsi yang berasal dari dalam lapisan litosfer akibat meningkatnya tekanan uap air.
Namun pertanyannya bagaimana mungkin letusan freatik ini menciptakan asap tebal yang membumbungkan tinggi hingga dua kilometer.
Untuk itu, Mbah Rono mencoba mencari tahu lewat data-data yang ada. Menurut analisanya, letusan yang menyebabkan hujan abu hingga Jawa Timur itu merupakan letusan magmatik atau letusan karena ada pergerakan magma dari dalam perut gunung.
“Saya juga melihat dari foto-foto yang dikirimkan teman-teman relawan di lereng Merapi adanya empat garis endapan berwarna putih. Saya kira itu merupakan endapan awan panas yang membuat jalurnya sendiri,” jelas Mbah Rono saat acara bincang santai Mitigasi tanpa Kopi dan Dasi di Padepokan Donolayan, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sabtu (23/11/2013) malam.
Empat garis itu bisa dilihat dari dua tempat. Tiga garis itu ada di sisi Barat Merapi dan satu garis endapan awan panas di sisi Selatan.
Mbah Rono melanjutkan, erupsi Merapi 18 November itu juga disertai material vulkanik yang diyakini material baru. Artinya, diperkirakan adanya muntahan dari dalam perut Merapi pada saat ini.
“Dengan data-data yang ada itu saya menyimpulkan, itu kok bukan letusan freatik, tapi bisa didefisinikan sebagai letusan magmatik. Karena ada dorongan magma di sana,” kata Mbah Rono.
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |Masih ada data lain yang menjadi pegangan Mbah Rono. Dia melihat Pos Pantauan Merapi di Babadan mencatat sebelum letusan pukul 04.58 WIB telah terjadi gempa guguran sebanyak delapan kali dan gempa tektonik sebanyak dua kali. Letusan itu bercampur abu, pasir kerikil dan bebatuan.
“Data lain ada gempa guguran yang terjadi di Merapi pada tanggal 11 November sebanyak 24 kali. Lantas ada juga pada 10 November sebanyak 23 kali dan hari-hari berikutnya terus menurun. Sebagai vulkanolog saya patut curiga dengan guguran itu,” jelas Mbah Rono.
Staf Ahli Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Bidang Lingkungan Hidup itu masih memberikan argumennya soal letusan magmatik.
Data-data itu merujuk pada kekuatan letusan 18 November yang bisa mengangkat dan membuat rekahan sumbat lava 230 meter dengan lebar hingga 50 meter.
Berdasarkan data ini, Mbah Rono yakin letusan beberapa pekan lalu adalah erupsi magmatik. Sebab ada tekanan dari pergerakan magma dari dalam perut gunung sehingga bisa meruntuhkan sumbat lava.
“Harapan saya dengan runtuhnya sumbatan lava itu Merapi akan sering melakukan pelepasan maka tidak terjadi akumulasi tekanan dari dalam perut gunung. Gas-gas yang ditimbulkan oleh magma justru cepat terempas. Tetapi Merapi punya cerita sendiri,” kata Mbah Rono.(Harianjogja)

‘Lamborghini’ Listrik dari Jogja Mampu Capai Kecepatan 200 km/jam

Mobil listrik "Selo"

Menteri Negara Riset dan TeknologiGusti Muhammad Hatta beserta Rektor UGM Prof Dr Pratikno mencoba performa mobil listrik “Selo”, Jumat (22/11/2013) pagi kemarin. Bertempat di halaman Gedung Pusat UGM, Pratikno dan M Hatta menggeber kemampuan mobil yang dibuat oleh Bengkel Kupu-Kupu Malam Yogyakarta ini.
Selo adalah mobil dengan konsep sport car dengan warna kuning yang memiliki kecepatan maksimum 200km/jam dengan kekuatan torsi hingga 10.000 rpm. Selo mengunakan motor eve Drive yang setara dengan 180 tenaga kuda dan memiliki gearbox dengan empat percepatan. Selo sendiri memiliki kekuatan baterai yang bisa bertahan hingga 6 jam.
Seusai melakukan uji coba, Gusti Muhammad Hatta mengaku nyaman mengunakan mobil listrik tersebut dan menganggap mobil tersebut lebih aman. “Secara safety lebih bagus daripada mobil biasa, selain itu tidak ada pencemaran karena tidak mengeluarkan asap,” ujar Gusti Muhammad Hatta.
Menristek juga memuji desain yang ditampilkan di mobil listrik Selo. Menurutnya desain yang ditampilkan bagus.
“Anak muda pasti ngiler kalau lihat yang begitu-begituan,” ujarnya.
Pihak Menristek akan terus mendorong perkembangan mobil listrik tersebut dan ingin memproduksi secara massal. “Untuk memproduksi masal, mau tidak mau harus juga terkait dengan kementrian lain,” tambah Gusti Muhammad Hatta.
Menristek mengaku mobil listrik yang dikembangkan saat ini sudah melewati tahapan uji mesin di laboratorium, sedangkan untuk mengetahui performa dan juga kemampuan mobil di jalan raya masih perlu dilakukan rangkaian ujicoba lain. Hal yang menjadi sorotan Menristek adalah teknologi baterai yang masih perlu untuk dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih baik lagi.
Menristek akan berencana menggandeng peneliti-peneliti otomotif dari kalangan Akademisi untuk mendukung riset baterai.
“Perguruan Tinggi tempatnya gudang pemikir, perlu dilakuakan penelitian baterai dengan tenaga lebih besar dengan ukuran kecil,” ujarnya.
UGM sendiri saat ini tengah mengembangkan baterai yang kecil namun memiliki kapasitas yang besar, hal tersebut disampaikan oleh Rektor UGM Prof Dr Pratikno M.Soc Sc. “Baterai yang dikembangkan oleh peneliti UGM saat ini adalah baterai yang berukuran lebih kecil serta ringan dan memiliki kapasitas energi lebih lama,” ujar Pratikno.
Pratikno menjelaskan bahwa penelitian tentang baterai mobil listrik tersebut sudah memasuki tahap akhir penelitian, rencananya pada tahun 2014 UGM akan meluncurkan teknologi baterai tersebut. “Kami berharap riset baterai bisa menjadi sebuah lompatan baru teknologi, sehingga dapat bersaing dengan produk internasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan uji coba tersebut selain menguji coba mobil listrik Selo, juga dilakukan uji coba mobil Gendhis yang mengusung konsep Familiy car, mobil e car dan sebuah Bis listrik.(tribunnews.com)
 -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf Mansur
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Benteng Vredeburg Obyek Wisata Terbaik 2013


Benteng Vredeburg baru saja meraih penghargaan Citra Pesona Wisata Award (CIPTA) 2013 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Penghargaan tersebut diberikan pada peringatan Hari Pariwisata Dunia, 27 September 2013 yang lalu.
Citra Pesona Wisata Award adalah apresiasi yang diberikan kepada sejumlah obyek wisata dengan daya tarik terbaik dan pengelolanya yang dianggap berhasil mengembangkan potensi wisata yang berbasis pada rekreasi, budaya dan lingkungan. Selain Benteng Vredeburg ada 8 obyek wisata lainnya di tanah air yang meraih Cipta Award 2013 untuk kategori yang berbeda-beda yakni Ulun Danu Bratan di Bali,Agrowisata Hutan Mangrove Lagoi di Kepulauan Riau, Pulau Kakaban di Kalimantan Timur, The Blanco Renaissance Museum di Bali, Desa Wisata Penglipuran di Bali,Kampung Sampireun di Jawa Barat, Jawa Timur Park I Jawa Timur dan Obyek Wisata Air Bojongsari “Owabong” di Purbalingga, Jawa Tengah.
Cipta Award 2013 yang didapatkan oleh Benteng Vredeburg membuat benteng berusia lebih dari 2 abad tersebut menjadi yang terbaik di kategori Obyek Wisata yang Dikelola Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMD atau BUMN. Penghargaan tersebut seakan menjadi kado bagi ulang tahun kota Jogja yang ke 257. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa cagar budaya yang dirawat dengan baik tidak hanya akan menghasilkan keuntungan bagi industri pariwisata namun sekaligus menjadi wahana edukasi sejarah dan budaya yang diharapkan dapat memperkuat karakter masyarakat Indonesia.
Benteng Vredeburg terletak di Jalan Ahmad Yani No. 6 kawasan Malioboro, tepat berhadapan dengan Istana Negara Yogyakarta. Berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Benteng Vredeburg kini berstatus sebagai Museum sekaligus cagar budaya. Dibangun pada tahun 1760, benteng ini berdiri di lahan seluas kurang lebih 20000 m2.
Meski sudah berusia ratusan tahun, wajah benteng yang kokoh dan gagah masih dapat dinikmati hingga kini. Benteng Vredeburg terawat dengan baik bahkan bangunan-bangunan di dalamnya masih berdiri kokoh dan berfungsi layaknya gedung atau rumah. Dengan tiket masuk Rp. 2000 pengunjung akan mendapati Vredeburg sebagai museum yang manis.
foto mblasukjogja,blogspot,com
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf Mansur
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Sultan Minta Puskesmas Menyediakan Rawat Inap

Sri Sultan Hamengku Buwono X
GUNUNGKIDUL-Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta semua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kabupaten dan kota menyediakan layanan rawat inap untuk membantu Rumah Saik Daerah yang kewalahan menampung pasien.
Menurut Sultan, Rumah Sakit Daerah kewalahan menampung pasien, terutama pasien kelas III atau pasien dengan jaminan kesehatan masyarakat yang rawat inap.
Terkadang pasien terpaksa harus menunggu giliran karena tidak ada tempat tidur. Sultan mencontohkan, di Rumah Sakit Wates Kulonprogo, ketersediaan tempat tidur pasien yang kosong tidak sampai satu hari. Idealnya, kata dia, tempat tidur kosong kisaran satu sampai tiga hari.
“Puskesmas semestinya tidak hanya menyediakan tempat pemeriksaan saja, tetapi menyediakan layanan rawat inap,” kata Sultan saat meresmikan Klinik Rawat Inap Panti Rahayu menjadi Rumah Sakit Tipe D di Desa Kelor, Kecamatan Karangmojo, Rabu (20/11).
Menurut Sultan, dari pencermatannya pasien di sejumlah rumah sakit di kabupaten dan kota, rata-rata penyakit pasien bisa dilakukan perawatan di rumah sakit tipe D.(Harianjogja)
-------------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf Mansur
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

GUNUNG MERAPI MELETUS ; Keluarkan Asap Setinggi 2.000 Meter

wedus gembel gunung merapi difoto dari daerah srowot, klaten. Pagi ini 
Sleman-Gunung Merapi di Sleman pagi ini mengeluarkan asap tebel disertai abu vulkanik membumbung tinggi hingga 2000 meter.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers menginformasikan hembusan asap tebal dan abu vulkanik itu terjadi Senin pagi (18/11/2013) pukul 04.50-06.00 WIB.
“Hembusan disertai suara gemuruh. Letusan ini dipicu oleh gempa tektonik lokal di bawah tubuh Gunung Merapi,” tuturnya, hari ini.
Menurut dia, sebelum embusan terjadi, gunung teraktif di dunia itu tidak menunjukkan adanya peningkatan aktivitas. Reaksi yang terjadi termasuk katagori letusan freatik.
“Kejadian ini mirip dengan letusan pada 22 Juli 2013 lalu yang tiba-tiba meletus pada pagi hari. Letusan hari ini lebih besar daripada saat itu dengan status masih normal aktif (level I),” lanjutnya.
Dalam penjelasannya, letusan freatik merupakan letusan yang berasal dari dalam lapisan litosfer akibat meningkatnya tekanan uap air. Mekanisme letusan freatik terjadi apabila air hujan jatuh ke permukaan tanah dan bersentuhan dengan magma atau tubuh batuan panas lainnya.
Selanjutnya, air yang terpanaskan akan terbentuk akumulasi uap bertekanan tinggi akibatnya tekanan yang terus bertambah akan menghancurkan lapisan penutupnya.(Harianjogja)
-----------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf Mansur

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

Ditemukan Periuk Berisi Lempengan Emas di Candi Bedingin


Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY melakukan ekskavasi penyelamatan terhadap Situs Bedingin, yang diperkirakan merupakan sebuah bangunan candi. Situs tersebut pertama kali diketahui oleh
pekerja bangunan di Dusun Bedingin, Desa Sumberadi, Mlati, Sleman, pada 20 Oktober lalu.
Kepala Seksi Pelindungan Pengembangan dan Pemanfaatan, BPCB DIY, Wahyu Astuti mengatakan, setelah ada laporan mengenai situs tersebut, pihaknya lalu memulai proses ekskavasi pada 11 Oktober lalu. Rencananya ekskavasi akan dilakukan hingga 10 hari mendatang.
Pada ekskavasi Rabu (13/11/2013) lalu, timnya tak hanya menemukan sejumlah blok batuan di situs tersebut. Namun yang mencengangkan adalah, seorang anggota timnya menemukan sebuah priuk kecil yang di dalamnya berisikan lempengan emas.
“Emasnya berbentuk lempengan emas dalam periuk kecil. Emas tersebut ada tulisannya, tapi belum dapat dibaca, karena ukuran tulisannya sangat keci. Selain itu ada fragmen perak yang kami temukan,” jelasnya, Kamis (14/11/2013).
Dari pengalaman sebelumnya, periuk yang ditemukan biasanya terletak di bawah yoni yang terdapat pada sebuah candi. Menurutnya, bagian tersebut merupakan bekal kubur yang biasanya berisi emas.
Menurutnya, dari informasi awal ia memperkirakan bahwa dari bagian yang ditemukan, ia meyakini bahwa hal itu merujuk pada bagian atap candi. Namun untuk memastikannya, ekskavasi akan terus dilakukan lebih dalam lagi.
“Ini yang sudah terlihat adalah komponen atap candi, karena sudah ditemukan antefik, makara, dan sisi genta. Jadi kemungkinan di bawahnya masih ada bangunan candinya,” ungkapnya.
Pokja Pelindungan, BPCB DIY, Taufik menambahkan, ekskavasi dilakukan untuk menentukan apakah nanti ada rekomendasi untuk terus dilanjutkan atau tidak. Untuk itu waktu 10 hari ekskavasi tahap pertama nanti akan sangat menentukan.
“Pertama kali, kami temukan 19 blok batu yang lalu kami amankan di Balai Penampungan Benda Cagar Budaya di Mlati. Kemudian kami analisa di kantor dan direkomendasikan untuk dilakukan ekskavasi,” paparnya.
Dari data yang telah didapatnya, ia yakin bahwa Situs Bedingin tersebut merupakan sebuah candi. Pasalnya ia telah menemukan arsitek candi dan berbagai bagian yang merupakan bagian candi. Beberapa di antaranya adalah antefik atau hiasan pada candi dan makara.
“Jelas ada indikasi candi di sini. Tapi memang kami belum menemukan struktur candi atau bagian pondasi yang utuh untuk sebuah candi. Makanya kami akan terus gali beberapa tanah di sekitar candi,” jelasnya.
Namun ia mengakui cukup bermasalah dengan lokasi situs yang berada di halaman sebuah rumah yang sedang dibangun. Hal itu pun menjadi kendala baginya untuk menggali tanah dengan maksimal, lantaran harus memikirkan yang memiliki tanah.
“Kemarin saja saat mau digali, yang punya rumah keberatan. Takut kalau nanti akan menghentikan pembangunan rumahnya yang sudah berdiri. Susah juga untuk dinego kalau sudah berdiri,” terangnya.
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |Meski masih sangat terbatas, ia akan terus melakukan penggalian di sekitar situs untuk mencari denah candi. Menurutnya, hingga kini yang ditemukan masih berupa reruntuhan batu candi yang diperkirakan runtuh ke arah selatan dan barat daya.
Untuk itu ia belum dapat memperkirakan candi tersebut apakah candi Hindu atau Budha. Bahkan hingga saat ini belum diperoleh gambaran mengenai ukuran dan arah hadap situs yang berada tak jauh dari LP Cebongan itu.
Menurutnya, jika dalam 10 hari mendatang ada temuan baru yang signifikan, ekskavasi akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Namun jika tidak ada hasil yang berarti, ia akan mengkaji temuan tersebut sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Warga setempat, Nanang mengatakan bahwa di desa tersebut tidak pernah terdengar kisah mengenai candi atau sejenisnya. Tapi ia mengakui ada Balai Penampungan Benda Cagar Budaya di Mlati, yang tak jauh dari lokasi ditemukannya Situs Bedingin.
“Saya tidak pernah dengar cerita soal candi di desa ini. Tidak pernah tahu ada sejarah tentang candi juga,” jelasnya sembari menyaksikan batuan yang digali sejumlah relawan BPCB DIY.
Sebelumnya, pada 20 Oktober lalu, seorang pekerja bangunan menggali tanah untuk septic tank di depan sebuah bangunan rumah. Namun setelah menggali hingga sekitar dua meter, ia melihat sejumlah bongkahan batu. Ia lalu melaporkannya ke Satpam setempat hingga ke BPCB DIY.tribunnews
 
Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |

BLOG LINK

Terima kasih atas kunjungan anda

Salam sukses dari kami

**MaliharjoNews**

Azaria Network
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Maliharjo News. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger