Kairo – Jika tentara atau polisi Sekuler memasang kawat berduri sebagai barikade, lalu apa yang digunakan warga sipil saat mengadang mereka? Tak ada pilihan lain selain memasang barikade dari konblok.
Warga mesir pendukung presiden terguling Mohamed Morsi memasang benteng pertahanan di jalan raya dengan cara menyusun konblok atau batu sejenis batu bata yang yang digunakan untuk melapisi tanah. Barikade itu disusun di jalanan distrik Nasr City di Kairo, Mesir ketika mereka turun ke jalan dan bentrok dengan polisi serta tentara Sekuler pada Jumat hingga Sabtu dini hari (27/7/2013).
Aksi turun ke jalan itu menewaskan ratusan orang, dengan berbagai versi jumlah korban. Media mencatat sebanyak 120 orang tewas, media lokal bahkan ada yang menyebut 200 orang terbunuh serta tercatat ribuan warga lainnya luka berat.
Kini setelah aksi masa bubar,sebagian jalanan di Kairo mulai lengang dan yang tampak hanya barikade konblok itu. Meskipun tampak kokoh, barikade itu sedikit menolong untuk menghadang polisi dan tentara Sekuler. Mereka masih dapat ditembaki tentara dan polisi Sekuler. Di balik Barikade itulah warga berlindung dari hujan peluru yang datang bertubi-tubi.
Konblok dan batu bata itu pula yang digunakan oleh massa pendukung Morsi dari serangan massa preman bayaran penentang Morsi ,ketika mereka terlibat bentrokan. [Daily Mail/tjs]




Posting Komentar