![]() |
| Tiga juara dunia bulutangkis, Hendra Setiawan, Muhammad Ahsan dan Tontowi Ahmad diarak keliling kota Pemalang. |
Setelah Senin kemarin mereka diarak di kota Pemalang tempat kelahiran Hendra, pada hari ini, Selasa, 27 Agustus 2013, giliran kota Purwokerto yang menjadi tuan rumah arak-arakan ketiga juara dunia itu. Purwokerto merupakan kota di awal karier Tontowi.
Ibunda Tontowi, Masruroh, mengaku tidak pernah membayangkan, sang anak bakal menjadi juara dunia bulutangkis dan diarak keliling kota Purwokerto. Sebab, dia dan suaminya, Muhammad Husni Muzaitan, hanya memiliki harapan sederhana kepada Tontowi untuk menjadi anak yang berguna dan berprestasi di bidang olahraga.
"Saya tidak menyangka, Tontowi jadi juara dunia dan dikirab keliling kota Purwokerto," kata Masruroh bangga.
Menurut Masruroh, kunci sukses Tontowi selama ini tidak dapat dipisahkan dari peran sang ayah, Husni yang selalu mendorong Tontowi terus berlatih. "Bapak terus mendukung Tontowi hingga akhirnya dia bisa mencapai cita-cita menjadi juara dunia," ujar Masruroh.
Sementara itu, Tontowi mengaku bangga mendapat kesempatan langka dikirab keliling kota Purwokerto. Sebelum berkeliling, Tontowi bersama Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan diterima Wakil Bupati Purwokerto, Budi Setiawan, di Pendopo Kabupaten Purwokerto.
"Bahagia sekali melihat antusiasme dari masyarakat Purwokerto. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan mereka. Saat berkeliling kota, saya sempat melihat tempat latihan dulu. Saya lupa nama gedungnya, tapi sekarang sudah menjadi gudang," kenang Tontowi usai berkelilling kota.
"Kirab ini tentu menuntut tanggung jawab saya sebagai pemain. Saya tidak boleh cepat berpuas diri dan harus tetap rendah hati untuk meraih kemenangan berikutnya," ujar Tontowi. (one)
© VIVA.co.id




Posting Komentar