
Pemilu 2014
JAKARTA -- Keinginan PKS menyatukan partai-partai Islam untuk mengusung calon presiden disetujui Ketua Umum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), Syuhada Bahri.
Menurut Syuhada, calon presiden dari partai politik Islam memang harus ikut bertarung pada Pilpres 2014 mendatang.
"Saya setuju dengan keinginan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), karena memang harus ada yang tampil. Kita tidak bicara tentang menang atau kalah, tapi untuk menunjukkan eksistensi kita bahwa kita itu ada dan kita punya kemampuan untuk itu," kata Syuhada di Jakarta, Sabtu (31/8).
Di sela-sela silaturrahim keluarga besar DDII, Syuhada yakin banyak tokoh Islam yang berpotensi sebagai calon presiden. "Nanti tinggal kita pilih melalui seleksi berbagai pertimbangan yang saya kira nanti akan muncul dengan sendirinya," tuturnya.
PKS sebelumnya meminta partai Islam bersatu mengusung capres bersama. Partai Islam yang diharapkan bersatu adalah PKS, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Namun, sejumlah partai Islam menolak usul PKS tersebut, salah satunya PAN. Parpol pimpinan Hatta Rajasa itu beralasan Indonesia adalah negara prural sehingga pemilihan capres tidak tergantung pada ideologi politik. PPP juga tidak sependapat dengan usul PKS, karena saat ini tidak ada lagi dikotomi partai Islam dan partai nasionalis.
REPUBLIKA.CO.ID



Posting Komentar