Senin tanggal 14 Januari 2013 merupakan salah satu hari yang
penting dalam pentas politik di Indonesia. Apa alasannya? Alasannya tidak
lain dan tidak bukan bahwa hari ini adalah hari pengundian dan pembagian nomor
urut parpol peserta Pemilu 2014 nantinya. Sebanyak 10 partai politik
telah mendapat nomor urut yang nantinya akan mereka gunakan dalam kampanye.
Termasuk diantaranya adalah partai pendatang baru, partai Nasional Demokrat
(Nasdem) yang mendapatkan nomor urut 1.
Pemilihan Gubernur Sumatera Utara telah lama berlalu, KPUD Sumut
telah menetapkan bahwa pemilu gubernur sumut dilaksanakan pada 7 Maret 2013,
dan telah sukses dilaksakan dan dimenangkan oleh pasangan Nomor urut
5 Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi serta sudah dilantik sebagai
Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2013 - 2018.
TElah sama diketahui bahwa, Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi
merupakan pasangan cagub dan cawagub pertama yang mendaftar dan diusung oleh
lima partai politik yaitu PKS,
Hanura, PBR, Partai Patriot, dan PKNU.
Seminggu lalu sekitar tanggal 16 atau 17 Oktober 2013 ketika
penulis melewati lapangan Benteng kebanggaan warga Medan, penulis dikagetkan
dengan sebuahmobil
partai Nasdem memasang branding Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry
Nuradi di belakang mobilnya. Dan tak kalah herannya adalah
dicantumkannya nomor urut 1 partai Nasdem.
Memang pada pilgub yang lalu, meski bukan parpol peserta pemilu
2009, Nasdem sumut mendukung pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi.
Namun di masa kampanye lalu tidak pernah ditemukan di Sumatera Utara (baik
branding mobil, spanduk, baleho, dan alat sosialisasi lainnya) Kalau partai
Nasdem menyantumkan nomor urut partainya (No. 1), begitu pula partai lainnya
karena akan kontra produktif dengan nomor urut 5 pasangan Gatot Pujo
Nugroho-Tengku Erry Nuradi nantinya.
Kini 5 bulan menjelang pemilihan Umum 2014, kenapa tiba-tiba
muncul branding
memasang wajah pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi…?
Apakah ini indikasi bahwa partai Nasdem ‘mencatut’ gubernur dari
kader PKS yang citra dan kinerjanya sangat dirasakan masyarakat Sumatera Utara
ini..??
Apakah partai Nasdem Sumut ingin mengasosiasikan pasangan Gatot
Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi, khususnya pak Gubernur Sumut (yang merupakan
Kader Senior PKS) ini sebagai kader partai Nasdem..?
Sangat wajar memang, sebagai
tokoh yang namanya sedang cemerlang di Sumut ini diperebutkan banyak kalangan.
Sebagai gubernur yang belum mencapai setahun, sudah banyak kinerja yang telah
dibuat untuk Sumut sebagai realisasi dari janji kampanye beliau. Bahkan
sebagiannya diselesaikan ketika menjadi Plt. Gubernur.
Belum setahun kepemimpinan beliau, sudah nampak mulusnya jalan
lintas Sumatera Utara, jalan lintas Medan - Aceh, Medan - Sumbar, Medan - Riau,
Medan - Beratagi hingga Aceh Selatan bisa dikatakan mulus, walau jalinsum
pantai barat belum juga selesai diperbaiki. Kesigapan Pemprov Sumut dalam
menangni bencana alam gunung berapi di tanah Karo juga terbilang sukses, belum
lagi santunan kematian beberapa juta rupiah untuk para nelayan dipesisir pantai
Sumatera Utara.
Politik memang terkenal menghalalkan segala cara, namun cara-cara
yang etis hendaknya dilakukan oleh parpol peserta pemilu, setiap tindakan tidak etis yang
dilakukan parpol tentunya akan menjadi pertimbangan bagi masyarakat dalam
memilih nantinya. Kita tunggu…
So Good, So Nice, Excited... Maklum lahirnya pada Minggu Pahing 26 April 1981 bertepatan dengan 21 Jumadil Akhir 1401 H





Posting Komentar