![]() |
| Kondisi Suriah terus dipenuhi peperangan (Foto: AFP) |
Serangan tersebut merupakan upaya terbaru dari pemerintahan Presiden Bashar al Assad untuk merebut kembali daerah yang dikuasai oleh pihak oposisi.
Kota Daraa dianggap sebagai wilayah terpenting dalam perang saudara yang telah berlangsung sejak 2011 itu. Kota tersebut merupakan awal dari perlawanan oposisi yang menginginkan Presiden Assad lengser dari kekuasaannya.
Sementara dalam serangan kali ini, kelompok Syrian Observatory for Human Rights mengaku memiliki informasi bahwa empat perempuan dan tiga anak-anak tewas. Termasuk anak-anak yang tewas adalah seorang bayi. Demikian diberitakan Associated Press, Minggu (13/10/2013).
pihak pemerintah berdalih, serangan itu merupakan sebuah serangan balasan atas penembakan yang dilakukan oleh pihak oposisi, pasukan oposisi melepaskan tembakan mortar ke arah gedung pemerintah di Daraa.
Tetapi tidak ada detail lanjut mengenai laporan tersebut.
Keluarga korban penyerangan mengutuk serangan yang menewaskan keluarganya. Dalam sebuah tayangan video, seorang perempuan tua menggendong jasad bayi yang tewas. Meski belum diketahui keaslian video itu, namun detailnya dalam rekaman video sesuai dengan laporan yang diberikan oleh Associated Press.
Sudah lebih dari dua tahun perang saudara terjadi di Suriah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan jumlah korban tewas dalam perang ini sudah mencapai lebih dari 100.000 jiwa.




Posting Komentar