Azaria Network
Aquamina :
Home » » Serangan Pesawat Tanpa Awak adalah Kejahatan Perang

Serangan Pesawat Tanpa Awak adalah Kejahatan Perang

Pesawat tanpa awak AS (Presstv)

 AMERIKA SERIKAT - Pengamat politik AS Dr. Kevin Barrett menyatakan, pembunuhan yang dilakukan CIA dengan menggunakan pesawat tanpa awak merupakan pelanggaran hukum internasional dan bisa disebut sebagai kejahatan perang terbesar berdasarkan Prinsip-Prinsip Nuremberg.

Barret mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan Press TV setelah PBB merilis laporan yang berisi peringatan bahwa penggunaan pesawat tanpa awak mengancam keamanan global, dan mendorong lebih banyak lagi negara yang ingin memiliki senjata semacam pesawat tanpa awak itu.

"Serangan pesawat tanpa awak merupakan contoh yang jelas dari kejahatan perang tertinggi berdasarkan Prinsip Nuremberg, yang merupakan kejahatan berupa tindakan agresi. Menyerang negara lain, dalam situasi apapun, untuk menghentikan serangan ke negara sendiri, adalah agresi, kejahatan perang tertinggi," tukas Barret.

Ia menilai PBB agak terlambat merilis laporannya. Barret juga mengkritik laporan PBB yang hanya menyebutkan serangan pesawat tanpa awak hanya contoh yang salah dari sebuah kebijakan global, dan tidak menyebutnya sebagai contoh dari kejahatan perang.

Barret bahkan menyebut mereka yang menggunakan pesawat tanpa awak untuk menyerang warga tak berdosa, sebagai teroris.

"Orang Amerika yang menggunakan peralatan semacam itu (pesawat tanpa awak) dengan cara yang pengecut untuk membantai warga sipil tak berdosa di berbagai belahan dunia, merekalah para teroris dan pelanggar hukum internasional," tandas Barret. (LNA)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Maliharjo News. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger