| Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin |
"Kalau pengurus menyepakati dan mempersilahkan maju maka saya akan maju. Tapi jika tidak disetujui maka saya pasti tidak mau maju," ujarnya, di Surabaya, Ahad (3/11/2013) seperti dikutip Antara.
Sebagai pemimpin puncak Muhammadiyah, ia mengaku bertanggung jawab sebagai kader sekaligus pemimpin. Karena itulah pria kelahiran Sumbawa, NTB itu merasa perlu berkoordinasi dan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membuat keputusan.
Meski secara personal siap menjadi capres, tetapi Din sadar sebagai orang yang tidak memiliki partai politik, Din mengaku tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden.
Hanya saja, jika dicalonkan oleh partai tertentu maka ia menegaskan akan berfikir dua kali untuk tidak menerimanya.
"Tapi sekali lagi, saya harus bertemu pengurus Muhammadiyah untuk membicarakannya. Yang jelas, saya tidak akan mencalonkan diri. Namun, saya juga tidak mau dicap berpura-pura menolak dicalonkan presiden," katanya.
Dia juga mengaku sudah ada sejumlah partai politik yang mendekatinya tidak secara formal. (SI Online)
-------------------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi bersama Ustd.Yusuf Mansur




Posting Komentar