Azaria Network
Aquamina :
Home » » Politikus Australia Hina Indonesia, Menlu RI Dibilang Mirip Bintang Porno

Politikus Australia Hina Indonesia, Menlu RI Dibilang Mirip Bintang Porno

Mark Textor, Politikus Partai Liberal yang sedang berkuasa di Australia
Canberra –  Belum selesai kasus insiden penyadapan intelijen Australia terhadap ponsel pribadi Presiden RI, kini salah seorang anggota Partai Liberal Australia menambah keruh suasana dengan melontarkan pernyataan rasialis dan menghina Indonesia.
Harian Australia, Sydney Morning Herald memberitakan, Mark Textor, politikus Partai Liberal yang sedang berkuasa di Australia mengeluarkan pernyataan bahwa Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mirip bintang porno tahun 1970-an. Ia mengeluarkan pernyataan itu melaui Twitter-nya.
“Australia disuruh meminta maaf oleh seorang pria yang mirip dengan bintang porno Filipina 1970-an,” ujarnya disertai hastag “#Fairfax demand appeasement”.
Pernyataan anggota Partai Liberal senior itu kontan saja dinilai tidak etis dan malah akan memperburuk hubungan dengan Indonesia. Di saat Perdana Menteri Australia, Tony Abbott berusaha memperbaiki hubungan yang rusak itu, Textor malah melontarkan pernyataan yang menyakitkan perasaan bangsa Indonesia.
Di bagian lain dari beberapa tweet yang ditulisnya, Mark Textor menulis komentar yang bahkan lebih menghina lagi. Ia mengatakan Menlu RI Marty Natalegawa bukan saja tampangnya yang mirip bintang film porno, bahkan kepribadian Menlu RI pun dikatakannya memiliki kepribadian seperti bintang film porno. “(Marty Natalegawa) mempunyai tampang layaknya bintang film porno dan memiliki kepribadian seperti bintang film porno,” ujar Textor melalui akun twitternya, seperti dikutip media The Age, Rabu (20/11/2013).
Dalam pernyataan lainnya di Twitter, Textor juga mengolok-olok Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), karena SBY menulis komentar penyadapan itu lewat Twitter. “Kepala negara mana yang berkomunikasi dengan negara tetangganya lewat twitter FFS? SBY”.
Dia menyebut tidak seharusnya seorang kepala negara mengecam kepala negara lain melalui twitter. Textor mengacu pada respons SBY terhadap sikap Abbott yang menolak meminta maaf. SBY mengungkap kekecewaannya terhadap Abbott melalui beberapa kicauan di twitter.
Dalam tweet berikutnya, Textor menyebutkan bahwa insiden penyadapan pada 2009 yang dibongkar oleh Edward Snowden terjadi di masa Partai Buruh berkuasa. Ia menulis, “Mungkin SBY pakai sistem penanggalan kuno yang aneh”.
Maksudnya, pada 2009 yang berkuasa di Australia adalah Partai Buruh, sehingga SBY tidak layak marah kepada pemerintahan Tony Abbott yang berasal dari Partai Liberal.
Melalui Twitter, Textor juga menyatakan penyadapan itu sebagai tindakan yang benar. Sebab, sejak dilakukan penyadapan, tidak ada lagi orang Indonesia yang melakukan pengemboman terhadap orang Australia. “Terakhir saya lihat, tak ada lagi orang Indonesia yang mengebom di Australia.”
Pernyataan Textor itu dihujani kritik oleh kelompok oposisi yang menjadi lawan politiknya. Juru bicara masalah luar negeri dari kelompok oposisi, Tanya Plibersek meminta PM Tony Abbott untuk menjauhkan diri dan pemerintahan dari Textor. “Komentarnya memalukan,” ujarnya kepada Fairfax Media.
“Perdana Menteri harus menjauhkan dirinya, Partai Liberal, dan Pemerintah Australia dari Textor sesegera mungkin.”
Mantan Menteri Utama dari Partai Liberal, Malcolm Fraser juga menulis di Twitternya dan meminta Textor dipecat dari Partai Liberal.
Sampai dengan diturunkannya berita ini, belum ada tanggapan dari  pihak Indonesia, khususnya Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa yang dihina wajahnya sebagai mirip bintang film porno. [KbrNet/Inilah.com/adl]
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf Mansur

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Maliharjo News. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger