
UIN Jakarta
Orang-orang Pattani memilih ke Indonesia karena mereka mendapatkan kesamaan bahasa dan agama.
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi rujukan bagi pengembangkan ilmu pendidikan Islam dari lembaga Majelis Agama Islam Wilayah Pattani, Thailand Selatan.
Selain itu, perwakilan umat Muslim dari Negeri Gajah Putih itu meminta agar UIN Jakarta bisa mengirimkan tenaga-tenaga pengajarnya untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak Muslim di wilayah Pattani.
“Nama UIN Jakarta di tempat kami sudah sangat terkenal. Untuk itu, kami ingin melihat bagaimana model pendidikan tinggi yang dikembangkan di sini,” kata Ketua Majelis Agama Islam Wilayah Pattani Dr Haji Ahmad Kamil bin Yusuf, seperti dilansir dari laman resmi universitas.
Pattani menjadi salah satu wilayah di Thailand yang memiliki mayoritas penduduk Muslim. Konflik bersenjata yang berkepanjangan telah membuat kawasan ini menjadi cukup tertinggal dalam banyak hal.
Dalam kunjungannya ke UIN Jakarta, delegasi Majelis Agama Islam Pattani ini berjumlah 30 orang. Selain melakukan studi banding pengembangkan pendidikan di UIN, organisasi ini juga melakukan silahturahim ke sejumlah organiasi masyarakat (ormas) keagamaan seperti Muhammadiyah serta Nahdlatul Ulama (NU).
“Kami memilih berkunjung ke Indonesia karena di sini kami mendapatkan adanya kesamaan bahasa dan agama. Silaturahim ini kami harapkan bisa mempererat ukhuwah dan juga saling bertukar informasi dalam berbagai hal,” ujar Kamil.
Kamil mengaku, kunjungannya ke Indonesia ini sebagai bentuk kunjungan balasan. Ia mengatakan, sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali sempat berkunjung ke Pattani.
Dalam kunjungan tersebut, Suryadharma mendorong agar terciptanya kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan umat Islam Thailand.
Terkait kunjungan dan studi banding yang dilakukan Majelis Agama Islam Pattani ini, Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat menyambut positif adanya silahturahim ini.
Ia mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan ini serta mendukung usaha umat Islam memperat hubungan antarumat Islam Nusantara. “Kita di Nusantara ini disatukan oleh bahasa dan agama,” katanya.
Rektor menjelaskan, UIN Jakarta sebagai lembaga publik berdiri di atas semua kelompok. Oleh karena itu, UIN Jakarta punya tanggung jawab untuk mengayomi dan mempererat hubungan dengan semua kalangan.
Kirim guru
Terkait untuk lebih mengongkretkan kunjungan ini, perwakilan dari Majelis Agama Islam Pattani meminta agar UIN dapat mengirimkan bantuan tenaga pengajar ke daerahnya. Tenaga pendidik itu, terutama guru-guru bahasa Indonesia dan Inggris.
“Kami sangat memebutuhkannya untuk memberikan pengajaran kepada anak-anak Muslim di Pattani,” kata KH Muhammad Ramli, ahli jabatan Majelis Agama Islam Wilayah Pattani, di tempat yang sama.
Menurut Ramli, umat Islam Pattani saat ini masih kekurangan tenaga pengajar beragama Islam. Ia mengatakan, guru-guru asal Indonesia dinilai cukup penting karena memiliki kesamaan rumpun dan juga seagama.
Selama ini, lanjutnya, guru-guru yang datang ke Pattani berasal dari Filipina. Para pengajar tersebut umumnya hanya bisa mengajar bahasa Inggris saja.
“Tentunya, kami berharap akan lebih baik lagi jika guru-guru yang mengajar anak-anak Muslim Pattani itu tidak hanya bahasa Inggris, tapi juga bahasa Indonesia yang merupakan bahasa Nusantara. Kalau sesama seagama itu tentunya akan lebih elok,” tuturnya.
Permintaan itu rupanya langsung mendapat respons. Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerja Sama UIN Jakarta Dr Jamhari mengatakan, pihaknya siap mengirimkan guru ke wilayah Pattani.
Pihaknya juga siap melakukan kerja sama lebih jauh dengan Majelis Agama Islam Pattani. “Kami siap menindaklanjuti permintaan itu dengan senang hati. Tapi, harus ada surat resmi dari pihak umat Islam Pattani,” ujarnya.
Jamhari menjelaskan, surat resmi itu diperlukan agar fokus dan objek kerja sama dapat berjalan dengan jelas sesuai kesepakatan. “Dengan adanya surat resmi, nantinya kita akan tahu berapa sekolah yang membutuhkan guru dan kepada siapa kami akan melakukan kerja sama ini.”
Dalam kesempatan itu, Jamhari mengatakan, pihaknya selalu membuka diri untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa asal Pattani yang berkuliah di UIN Jakarta.
Namun beasiswa tersebut disesuaikan juga kepada mahasiswa yang berprestasi. “Beasiswa ini bisa berasal dari UIN Jakarta maupun dari Kementerian Agama,” jelasnya.
REPUBLIKA.CO.ID



Posting Komentar