
Foto: shnews
Di kalangan wartawan,
beredar pesan singkat yang ditulis Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY).
Ada beberapa poin yang tercantum di dalamnya, namun wartawan
hanya mendapatkan isi pesan singkat pada poin keempat dan kelima, dari salah
satu pengurus Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang enggan
disebutkan namanya.
Pesan tersebut diperlihatkan
kepada wartawan dalam jumpa persnya di Bakso Lapangan Tembak Senayan, Jakarta,
Rabu (23/10).
Padahal pesan singkat
tersebut hanya ditujukan terbatas kepada elit-elit Demokrat.
SBY hanya mengirimkan khusus
untuk Sekretaris Majelis Tinggi Jero Wacik, Ketua Dewan Pembina EE Mangindaan,
Ketua Harian Syarief Hasan, Sekjen DPP Edhie Baskoro Yudhoyono, para Waketum
(Jhonny Allen, Agus Hermanto, Nurhayati Ali Assegaf, Soekarwo, Max Sopacua),
Direktur Eksekutif Toto Riyanto dan Ketua Fraksi Nurhayati Ali Assegaf.
Dalam pesan singkat tersebut,
SBY jelas-jelas menyinggung nama Anas Urbaningrum dana Gede Pasek Suardika.
Berikut isi pesan singkat
yang dikirim SBY kepada para elit Demokrat:
...
4. Jahat sekali, luar biasa
sebenarnya saya tidak ingin melihat ke belakang, tapi pihak Anas terus menerus
menyerang dan menghantam saya, dan Partai Demokrat. Setelah hampir tiga tahun
saya mengalah dan diam saatnya saya untuk saya hadapi tindakan yang telah
melampaui batasnya itu. Partai Demokrat atas kerja kerasnya kita baru saja
mulai bangkit. Karena perilaku sejumlah kader, termasuk Anas partai kita sempat
melorot tajam dan hancur. Kalau gerakan penghancuran Partai Demokrat dan SBY
terus mereka lancarkan, para kader seluruh Indonesia akan sangat dirugikan.
Sebagai unsur pimpinan partai kita harus menyelamatkan partai kita, termasuk
nasib dan masa depan jutaan kader dan anggota PD di seluruh Indonesia.
5. Jika terbukti pasek (yang
masih anggota DPR dari FPD) menyebarkan berita bohong yang mencemarkan nama
baik BIN, dan secara tidak langsung nama baik presiden, saya kira Dewan
Kehormatan harus mengambil sikap. (pm/pedomannews)



Posting Komentar