Azaria Network
Aquamina :
Home » » Eksekusi Mati Pemimpin Jamaah Islamiyah di Bangladesh Tuai Kecaman Dunia dan Aksi Protes Dalam Negeri

Eksekusi Mati Pemimpin Jamaah Islamiyah di Bangladesh Tuai Kecaman Dunia dan Aksi Protes Dalam Negeri

 Abdul Qadir Mulla
Dhaka. Hingga Jumat (13/12/2013), 5 orang meninggal dunia, dan 60 orang lainnya luka-luka dalam aksi protes besar-besaran atas dilaksanakannya hukuman mati atas Abdul Qadir Mulla, wakil sekjen Jamaah Islamiyah di Bangladesh. Penguasa juga menangkap ratusan demonstran, dan melarang para pengagum Mulla.

Puluhan ribu pendukung Jamaah Islamiyah melakukan aksi protes besar-besaran atas hukuman mati yang dilakukan kepada pemimpin mereka pada hari Kamis (12/12/2013) yang lalu.

Abdul Qadir Mulla dikenakan tuduhan kejahatan perang dalam peristiwa pemisahan diri Bangladesh dari Pakistan tahun 1971. Mulla termasuk tokoh yang menolak pemisahan diri tersebut, dan dituduh melakukan beberapa kejahatan, di antaranya pembunuhan terhadap sejumlah profesor, doktor, penulis, wartawan, pemerkosaan dan pembunuhan massal.

Penjatuhan vonis mati ini sebenarnya menuai banyak kritikan. Human Right Wacth telah memperingatkan pemerintah Bangladesh bahwa menjatuhkan hukuman mati bagi Mulla tanpa kesempatan untuk kasasi adalah melanggar hukum internasional. Sedangkan utusan PBB, Navi Pillay juga tela menulis surat kepada perdana menteri Syeikh Hasina agar menunda eksekusi sambil menunggu agar pengadilan tersebut memenuhi standar internasional. Namun begitu pengajuan kasasi ditolak pada hari Selasa (10/12/2013), eksekusi langsung dilaksanakan pada hari Kamisnya (12/12/2013).

Kalangan pergerakan Islam dunia juga menyatakan protes terhadap eksekusi tersebut. Rached Ghannouchi, pemimpin gerakan Nahdhah di Tunisia, menyatakan, “Kami turut berduka-cita dengan syahidnya Abdul Qadir Mulla. Kami nyatakan bahwa menuduh beliau melakukan kejahatan perang adalah salah satu cara melakukan balas dendam terhadap pemimpin politik oposisi. Tujuan utamanya hanyalah menghabisi lawan politik. Menghabisi partai Islam, hanya karena mereka menolak pemisahan diri Bangladesh dari Pakistan. (msa/dakwatuna/islammemo/dw)

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

hanya online doank,tanpa mengeluarkan sepeserpun dapet saham..
jejaring sosial baru dari google pra-launching mirip facebook..
daftar KLIK =>
http://www.globallshare.com/en/1526681.html

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Maliharjo News. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger