Azaria Network
Aquamina :
Home » » PBNU Desak Pemerintah Tak Kosongkan Kolom Agama di KTP

PBNU Desak Pemerintah Tak Kosongkan Kolom Agama di KTP


JAKARTA -- Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mendesak pemerintah tidak mengosongkan kolom agama di KTP elektronik. Sebab, mekanisme tersebut dinilai dapat menimbulkan ketidakfaktualan data kependudukan. 

Ketua PBNU, Slamet Efendy Yusuf mengatakan, terdapat sejumlah agama lain di luar enam agama yang diakui di Indonesia. Dikhawatirkan, bila ajaran yang mereka yakini tersebut tidak tercantum dalam opsi kependudukan, mereka akan mengisi satu agama tertentu.

"Kalau mereka kemudian mengisi Islam, padahal agama mereka bukan itu, bagaimana? Yang ada jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia tidak valid," kata Slamet pada Republika, Sabtu (14/12).

Dia menambahkan, sebaiknya pemerintah membebaskan masyarakatnya memeluk agama dan kepercayaan secara bebas dan diakui. Sebab, bila dikosongkan, dapat memicu kemunafikan beragama.

Bukan hanya agama tertentu, katanya, pemerintah juga diminta tidak boleh membatasi paham tersebut. Asalkan, para penganut kepercayaan meyakini alirannya adalah suatu agama. "Kalau mereka menganggap kepercaayaan itu sebagai agama. Cantumkan saja di KTP," ujar dia. (ROL)

-----------------------------------------------------------------------------------
hanya online doank,tanpa mengeluarkan sepeserpun dapet saham..
jejaring sosial baru dari google pra-launching mirip facebook..
daftar KLIK =>
http://www.globallshare.com/en/1526681.html

Veritra Sentosa International | Bisnis MLM Ustad Yusuf Mansyur | MLM Terbaru |
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Maliharjo News. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger