Azaria Network
Aquamina :
Home » » Didemo Laskar Mujahidin, Jalal Akhirnya Tutup Peringatan Idul Ghadir dalam Tempo Sesingkat-singkatnya

Didemo Laskar Mujahidin, Jalal Akhirnya Tutup Peringatan Idul Ghadir dalam Tempo Sesingkat-singkatnya

Ketua Dewan Syuro Ijabi Jalaluddin Rahmat
Jakarta - Salah satu organisasi Syiah di Indonesia, Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (Ijabi), pada Sabtu lalu (26/10/2013) menyelenggarakan acara peringatan Idhul Ghadir di Gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan. Acara dikemas dalam bentuk seminar internasional yang menghadirkan pembicara bukan hanya dari kalangan Syiah atau Ijabi, melainkan juga ada yang dari NU dan Muhammadiyah.

Seminar internasional bertajuk "Imam Ali as Putra Ka'bah Pemersatu Ummat" ini diikuti oleh sekitar 1500 orang pengikut Syiah dari berbagai daerah, termasuk luar Jawa. Selain orang tua, ikut juga anak-anak dan para siswa SMA Muthahari Bandung. Bus rombongan peserta Idul Ghadir ini bahkan terpakir di jalan depan Semesco sampai ke arah Tegal Parang.

Saat acara berlangsung, ratusan pemuda dan Laskar Mujahidin dipimpin oleh Wakil Amir Majelis Mujahidin Ustad Abu Jibril menggelar aksi demonstrasi di luar gedung. Terkesan lebay, aksi damai itu dijaga oleh puluhan polisi dengan dua kendaraan water canon dan baracuda.

Karena didemo umat Islam itulah, acara di dalam gedung terlihat dan terasa sangat tidak tenang. Waktu untuk pembicara akhirnya dibatasi. Kira-kira masing-masing hanya mendapat jatah bicara 10 menit. Bahkan ada yang kurang.
Peserta seminar internasional dalam rangka Peringatan Idhul Ghadir oleh Ijabi di Gedung Smesco,
 Jakarta Selatan. (foto: shodiq)
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof Dr Hj Masyitoh Chusnan pun terpaksa kecewa. Slide power point yang dia siapkan cukup panjang akhirnya tak dapat disampaikan di hadapan hadirin. Masyitoh akhirnya hanya memuji Jalal, membacakan pujian terkait Ali ra, sekaligus mengecam musuh-musuhnya, seperti sahabat Muawiyah.

Setelah semua pembicara tampil, giliran pembicara Ketua Dewan Syuro Ijabi, Jalaluddin Rahmat ke podium. Dengan tergesa-gesa, Jalal menyampaikan kepada hadirin mengungkapkan akan menutup acara dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu sudah berkumpul sejak tadi pagi sampai jam ini dan insya Allah segera berakhir dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," kata Jalal mengawali pidatonya.

Jalal tak memberitahu kepda hadirin apa alasan acara itu harus segera ditutup.

"Karena... jangan diberitahukan keluar ruangan ini. Kita simpan saja disini. Walaupun saya tahu pasti akhirnya disebarkan juga keluar ruangan ini. tapi dari saya, saya minta jangan disebarkan keluar ruangan ini ..bahwa...ee..," kata Jalal tak mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.

"Sambil terimakasih kita sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi yang mengamankan acara ini sampai sekarang. Mereka (polisi, red) berpesan agar acara ini diakhiri secepat mungkin demi melindungi kita semua, demi melindungi acara ini," kata Jalal melanjutkan.

"Kita akan mengakhiri acara ini secepat-cepatnya," sambungnya lagi seperti gugup.

Meski akan menutup secepat-cepatnya, tapi Jalal masih ceramah juga soal Idul Ghadir yang dia peringati sekarang. Kurang lebih sepuluh menit dia berpidato, hingga akhirnya acara itu ditutup dengan doa. (SI online)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Maliharjo News. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger