Sudah lima tahun lebih penanganan hukum megaskandal Bank Century
di tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lacurnya, hingga saat ini, mantan gubernur Bank
Indonesia, Boediono yang diduga terlibat dalam pengucuran dana bailout
(talangan) sebesar Rp 6,7 triliun itu belum juga menunjukkan tanda-tanda bakal
ditetapkan tersangka. Beranikah KPK
menetapkan Boediono sebagai tersangka?
Ketua Lembaga Klinik Hukum Merdeka (KHM), Bennie Akbar Fatah justru melihat sebetulnya bukan keberanian KPK yang menjadi akar masalahnya.
"Ini bukan soal nyali tapi yang kita perlu tahu kepentingan yang bermain," kata Bennie Akbar seperti dilansir RMOL , Jumat (29/11).
Bahkan pihaknya curiga jika banyak pihak yang berkepentingan soal kasus itu, termasuk kepentingan Boediono. Bennie pun menyakini kalau pihak-pihak yang rajin cuap-cuap dalam merespon kasus itu justru tangannya tak bersih.
"Semua itu karena kepentingan yang berbeda-beda," ujarnya.
Ia pribadi pesimis KPK berani menyentuh Boediono. Sedang Anas Urbaningrum yang sudah ditetapkan jadi tersangka pun masih bebas berkeliaran sampai sekarang. Dengan kenyataan ini, menurut Bennie, apa yang dipertontonkan KPK saat ini sebatas pertunjukkan hiburan politik dan hukum semata.
"Hukum sebagai konsumsi publik," cetus Bennie. (pm/nabawia)
Ketua Lembaga Klinik Hukum Merdeka (KHM), Bennie Akbar Fatah justru melihat sebetulnya bukan keberanian KPK yang menjadi akar masalahnya.
"Ini bukan soal nyali tapi yang kita perlu tahu kepentingan yang bermain," kata Bennie Akbar seperti dilansir RMOL , Jumat (29/11).
Bahkan pihaknya curiga jika banyak pihak yang berkepentingan soal kasus itu, termasuk kepentingan Boediono. Bennie pun menyakini kalau pihak-pihak yang rajin cuap-cuap dalam merespon kasus itu justru tangannya tak bersih.
"Semua itu karena kepentingan yang berbeda-beda," ujarnya.
Ia pribadi pesimis KPK berani menyentuh Boediono. Sedang Anas Urbaningrum yang sudah ditetapkan jadi tersangka pun masih bebas berkeliaran sampai sekarang. Dengan kenyataan ini, menurut Bennie, apa yang dipertontonkan KPK saat ini sebatas pertunjukkan hiburan politik dan hukum semata.
"Hukum sebagai konsumsi publik," cetus Bennie. (pm/nabawia)
------------------------------------------------------------------------
Solusi smart berinvestasi dan berbisnis bersama Ustd.Yusuf
Mansur


Posting Komentar